Membuka Workshop LBG, Bupati Safaruddin: Bukan Sekedar Menciptakan Generasi Pintar

  • Whatsapp
Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo saat membuka Workshop Program Mandatori Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Lingkar Belajar Guru (LBG) di aula pertemuan KPRI Depdikbudcam Harau, Selasa (12/10)

 

LIMAPULUH KOTA,MINANGKABAUNEWS,- Lingkar Belajar Guru (LBJ) atau Teachers Learning Circle merupakan block grant dari Education International (EI) yang bekerjasama dengan PB PGRI guna pemberdayaan serta meningkatkan partisipasi dan kapabilitas anggota PGRI. Menampung, merumuskan, menyelesaikan, dan menyalurkan aspirasi anggota berdasarkan isu-isu mutakhir yang berkembang dan berkaitan langsung dengan kepentingan anggota PGRI.

Read More

Pemerintah Kabupaten LimaPuluh Kota, memberikan perhatian khusus serta  mendukung peningkatan profesionalisme guru demi kemajuan mutu pendidikan, hal ini mengingat pendidikan adalah pondasi dalam mencetak generasi bangsa.

“Melalui forum ini, persoalan-persoalan di dunia pendidikan menjadi perhatian yang sangat penting bagi Pemerintah,” ujar Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo saat membuka Workshop Program Mandatori Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Lingkar Belajar Guru (LBG) di aula pertemuan KPRI Depdikbudcam Harau, Selasa (12/10).

Menurut Bupati, kegiatan workshop ini dapat memperkuat koordinasi internal PGRI sehingga dapat mewujudkan organisasi yang kuat, independen, demokratis, berkesinambungan dan profesional. Kegiatan Lingkar Belajar Guru menjadikan forum ini untuk menampung, merumuskan, menyelesaikan dan menyalurkan aspirasi atas adanya isu-isu yang berkembang dan berkaitan langsung dengan kepentingan PGRI.

Ia juga menyebutkan tugas mulia guru bukan sekedar menciptakan manusia yang pintar. Tapi bagaimana ilmu yang didapat kan oleh siswa bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Orang yang menguasai teknologi akan menguasai dunia.

“Jadi guru-guru kita harus mengikuti era 4.0 ini. Dimana teknologi semakin berkembang dan memasuki seluruh aspek kehidupan sosial masyarakat,” sebut mantan legislator itu.

Dalam kesempatan yang sama pengurus PGRI Lima Puluh Kota Anthony, M.Pd berpesan kepada PGRI Kecamatan yang lain di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota untuk bisa mengikuti program Lingkar Belajar Guru di daerah masing-masing

“Saat ini PGRI Kecamatan Harau dijadikan Pilot Project di Kabupaten Lima Puluh Kota, workshop ini diadakan selama 6 hari kerja, dengan peserta 90 orang yang akan dibagi dalam 2 gelombang. Dibagi 2 gelombang karena kita masih di masa Pandemi, walaupun Lima Puluh Kota di PPKM level 2. Kita harus menerapkan Prokes dengan Ketat” tutup Anthony,

Acara ini turut dihadiri Dinas Pendidikan Kabupaten Lima Puluh Kota, Perwakilan PGRI Sumatera Barat, Kepala PGRI Lima Puluh Kota, Kemenag Lima Puluh Kota. (rino/rozi)

Related posts