Mendag Zulkifli Hasan Sudah Mengundurkan Diri dari Jabatannya, Ini Kata PAN

MINANGKABAUNEWS.COM, JAKARTA — MENTERI Perdagangan Zulkifli Hasan disebut telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Keterangan itu disampaikan Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto, Kamis (16/6/2022).

Read More

“Bang Zul (Zulkifli Hasan) sudah dilantik dan sudah mengundurkan diri jadi anggota dan wakil MPR,” tutur Yandri.

Yandri lebih lanjut mengatakan, calon pengganti untuk posisi Wakil MPR yang ditinggalkan oleh Zulkifli Hasan sudah banyak.

Namun, Yandri menuturkan untuk menujuk pengganti Zulkifli Hasan sebagai Wakil Ketua MPR perlu konsolidasi internal terlebih dulu.

“Proses pergantian PAW Bang Zul tergantung rapat harian dengan Ketum, bisa lebih cepat atau masa sidang di awal agustus, kita tidak terburu-buru untuk mengisi kekosongan itu,” ucapnya.

Sebagaimana diberitakan kemarin, Presiden Joko Widodo telah melantik Menteri dan Wakil Menteri untuk Kabinet Indonesia Maju Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2022-2024.

Sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 64B Tahun 2022 tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri negara Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

Zulkifli Hasan diberikan tugas dan tanggung jawab sebagai Menteri Perdagangan.

Dalam argumentasinya, Presiden Jokowi berpendapat pengalaman Zulkifli Hasan sangat bagus untuk ditempatkan sebagai Menteri Perdagangan mengganti Muhammad Lutfi.

Ia pun berharap Zulkifli Hasan mampu memimpin Kementerian Perdagangan dengan mengatasi persoalan bukan hanya dari sisi makro tapi juga mikro.

“Kita lihat semuanya rekam jejak, pengalaman, terutama untuk skill manajerial, karena sekarang bukan hanya makro tapi mikronya harus secara detail dikerjakan,” ucap Jokowi seusai Pelantikan Menteri dan Wakil Menteri untuk Kabinet Indonesia Maju Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2022-2024 di Istana Negara, Rabu (15/6/2022).

“Saya lihat Pak Zul dengan pengalaman, rekam jejak panjang akan sangat bagus untuk Mendag karena sekarang ini masalah pangan memerlukan pengalaman lapangan, kerja-kerja yang terjun ke lapangan, melihat langsung utamanya berkaitan kebutuhan pokok pangan.”

Dalam keterangannya, Presiden Jokowi mengingatkan Zulkifli Hasan bahwa urusan ekspor memang penting. Tetapi, sambungnya, urusan di dalam negeri juga patut dijaga.

“Kalau urusan ekspor urusan Mendag, tapi yang lebih penting urusan di dalam negeri, harus bisa kita jaga,” tutupnya.

Related posts