Mendes Ajak Optimalisasi Dana Desa untuk Wujudkan Desa Berketahanan Pangan

MINANGKABAUNEWS.com, JAKARTA – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mendorong para kepala desa untuk memanfaatkan dana desa secara optimal demi mewujudkan desa berketahanan pangan.

“Dana desa harus dimanfaatkan dengan baik dan memiliki dampak nyata. Saya tidak ingin ada penyalahgunaan dana desa, apalagi jika tidak memberikan manfaat bagi masyarakat desa,” ujar Yandri dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu.

Pernyataan tersebut disampaikan Yandri saat memberikan arahan dalam kunjungannya ke Nagari Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Yandri juga mengimbau setiap desa untuk mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai salah satu langkah mencapai swasembada pangan.

“Jika semua desa memiliki BUMDes yang mengelola sektor pangan dengan baik, maka swasembada pangan akan terwujud karena desa dapat memenuhi kebutuhan pangannya sendiri,” tuturnya.

Terkait kesejahteraan masyarakat, Yandri menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah menyiapkan anggaran dan rencana teknis untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis. Program tersebut, kata Yandri, akan melibatkan sinergi antara kementerian dan lembaga di tingkat nasional.

Lebih lanjut, Yandri mengajak masyarakat desa untuk bergotong-royong mengembangkan konsep desa tematik guna meningkatkan kesejahteraan, melestarikan budaya, serta membangun identitas desa yang kuat. Ia mencontohkan desa dengan potensi tertentu, seperti ikan nila, agar mengembangkan potensi tersebut hingga dikenal sebagai pusat penghasil nila.

“Desa-desa di Pesisir Selatan perlu dipetakan potensinya. Contohnya, Nagari Lumpo bisa dikembangkan untuk perikanan lele atau nila. Ada juga desa yang fokus pada produksi beras, dan potensi lainnya,” jelas Yandri, yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI. (ANTARA)

Related posts