Mengenal Metode Drum-kiln Reverse Draught, Penerapan IPTEK untuk Produksi Arang dalam Program Pengabdian Masyarakat di Kabupaten Padang Pariaman

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG PARIAMAN — Pandemi Covid-19 berdampak pada perubahan kebiasaan kerja menjadi Work From Home(WFH), juga menimbulkan dampak meningkatnya permintaan pupuk organik dan media tanam organic. Organik Jaya merupakan salah satu pelaku bisnis di bidang pertanian organic, menjadi mitra Pengabdian Masyarakat Universitas Andalas (Abdimas Unand). Tim Abdimas ini diketuai oleh Ratna Aisuwarya, M.Eng.(dengan anggota: Dr.Eng. Shinta Silvia, M.T. dan Monika Rianti Helmi, M.Si.) melaksanakan pengabdian sejak Desember 2020 hingga 2023 nantinya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mitra, khususnya pada usaha industri rumahan media tanam organik di Kabupaten Padang Pariaman. Dan selama prosesnya telah membuahkan nama merek “Nature Enviro” dan Izin Usaha Mikro Kecil(IUMK).

Organik Jaya memiliki fokus produk pada pupuk organik dan media tanam, dan program pengabdian tidak terlepas dari pelatihan teknik produksi. Tidak hanya itu, produksi arang kayu dan sekam bakar turut menjadi program pelatihan yang harus dijalani oleh Organik Jaya. Arang kayu dan sekam bakar merupakan media tanam, cocok untuk tumbuhan yang membutuhkan kelembapan tinggi dan cocok untuk menjaga kelembapan sekitar akar tanaman. Kualitas arang dapat ditentukan dari kandungan karbon di dalamnya. Semakin tinggi karbon yang terkandung dalam arang, maka arang tersebut dapat dikatakan berkualitas.
“Terlepas dari kualitas arang, pelatihan ini memiliki fokus utama tentang bagaimana industri rumahan menerapkan teknologi dalam produksi arang tersebut,”ujar Ratna.

Read More

Metode yang dikemukakan Ratna dan timnya adalah Drum-kiln (tungku drum) Reverse Draught, teknologi karbonisasi yang dapat diterapkan oleh Organik Jaya sehingga mereka dapat memproduksi media tanam. Karbonisasi adalah pyrolysis yang bertujuan mengubah zat organik menjadi residu dengan kandungan karbon. “Uji kelayakan(media tanam) akan dilakukan pada 2022,” ungkapnya pada Kamis (9/12/2021).

Drum-kiln diterapkan oleh industri tanpa memandang besar kecilnya insdustri tersebut, karena konstruksi tergantung dari skala industrinya, jadi penerapan drum-kiln dapat diterapkan pada Organik Jaya. “Tentunya drum-kiln bukan hanya sekedar metode, namun juga representasi teknologi berupa alat. Drum-kiln Reverse Draught memiliki satu perbedaan dengan drum-kiln biasa, yakninya sebuah cerobong pada bagian bawah drum, selebihnya dari segi konstruksi Reverse Draught sama dengan Drum-kiln biasa. Mekanisme konversi kayu menjadi arang dilakukan dengan memasukkan kayu ke dalam drum, kemudian pyrolysis dilakukan dengan memicu api dari bawah drum. Drum yang digunakan harus dipastikan tahan api dan panas,” tutupnya.

Related posts