Mengenali Ancaman Bahaya Penyalahgunaan Narkotika di Kalangan Remaja Serta Usaha Pencegahannya

  • Whatsapp

Penulis : Ratih marsixtin 1804044

Apa itu narkotika ?
Narkotika adalah  zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan, yang dibedakan ke dalam golongan‐golongan sebagaimana terlampir dalam Undang‐Undang.

Read More

Apakah Penyalahgunaan Narkotika itu?
Penyalahgunaan narkoba adalah pemakaian narkoba di luar indikasi medik, tanpa petunjuk/resep dokter, secara teratur atau berkala sekurang‐kurangnya selama 1 bulan.
Karena narkoba berpengaruh pada otak , setelah menggunakan narkoba dapat timbul rasa nikmat seperti rasa rileks, rasa senang, tenang, dan perasaan “high”. Perasaan itulah yang dicari oleh pemakainya yang menyebabkan narkoba disalahgunakan. Namun, sesudah mengalami perasaan “high”, terjadi perasaan “down” atau pengaruh sebaliknya seperti cemas, gelisah, nyeri otot dan sulit tidur. Untuk menghilangkan perasaan buruk itu, orang menggunakan narkoba lagi. Jika digunakan berulang kali, terjadi kebiasaan dan kehidupan menjadi bagaikan “roller coaster” dan hidup hanya demi memperoleh perasaan “high” dari narkotika. Jika sudah demikian, tidak ada lagi rasa nikmat akan tetapi rasa sakit dan penderitaan.
Apakah akibat dari penyalahgunaan narkotika itu ?

Bagi diri sendiri:
1.  Fungsi otak dan perkembangan normal remaja terganggu:
2. Gangguan Kesehatan
3. Gangguan Perilaku/mental‐sosial
4.   Merosotnya nilai‐nilai
5.  Mengakibatkan kejahatan, kekerasan dan kriminalitas

Bagi Keluarga dan masyarakat:
• Kehidupan keluarga tidak berfungsi normal . Mungkin kerusakan paling parah akibat narkoba adalah dalam keluarga. Seringkali, kehidupan keluarga tidak berfungsi normal lagi berkaitan erat dengan penyalahgunaan narkoba.
• Kerugian besar bagi Negara Indonesia ‐ Menyadari bahwa sebagian besar pengguna narkoba adalah generasi muda dan berada dalam usia produktif, menunjukkan kerugian besar bagi Negara Indonesia. Komponen biaya ekonomi yang dikeluarkan antara lain adalah biaya konsumsi narkoba, biaya terapi dan rehabilitasi, biaya produktivitas yang hilang, kematian akibat narkoba dan tindakan kriminalitas.
• Kerugian yang lebih besar adalah kerusakan sosial yang diakibatkan narkoba terhadap masyarakat seperti kerugian akibat kehancuran atas begitu banyak keluarga, penganiayaan dan kekerasan terhadap begitu banyak anak dan kematian prematur dari begitu banyak orang.
Remaja mana yang paling beresiko ?

1. Remaja yang mudah kecewa
2. Suka mencari sensasi dan cenderung agresif, tidak takut bahaya
3. Adanya perasaan rendah diri
4. Remaja yang merasa tidak diterima di masyarakat
5. Remaja bersifat melawan otoritas
6. Remaja yang mudah bosan atau jenuh
7. Remaja yang selalu bergaul dengan orang peminum berat atau pecandu
8. Remaja yang sudah merokok pada usia yang lebih dini
Apa yang dapat dilakukan agar terbebas dari narkotika ?

Banyak cara dan upaya yang dapat dilakukan oleh anak remaja untuk bebas dari permasalahan narkotika, antara lain:
1. Mengenal Diri Sendiri
2. Trampil Meningkatkan Harga Diri / Percaya Diri
3. Trampil Berkomunikasi
4. Trampil Mengambil Keputusan
5. Trampil Menolak Tawaran Narkoba
6. Trampil Sebagai Agen Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba
7. Hidup Sehat
8. Perkuat Iman dan Taqwa kepada Tuhan

KETERAMPILAN MENOLAK NARKOBA
*Pada masa remaja, ada dorongan kuat dalam diri remaja untuk bergaul dengan teman sebayanya. Bagi seorang remaja, penerimaan atau diakui oleh kelompok sebaya sangat penting. Oleh karena itu ia berusaha mengikuti berbagai hal yang didikte oleh “teman” untuk membuat teman‐teman menyukainya.
 Keinginan untuk diakui oleh teman sebaya menyebabkan remaja menyerah kepada tekanan. Banyak remaja yang mulai merokok, minum alkohol dan menyalahgunakan narkoba lainnya karena tekanan dari yang disebut “teman”. Remaja melakukan hal‐hal ini untuk membuat teman sebaya menyukainya .
Apakah memperoleh pengakuan dan penerimaan “teman-teman” lebih berharga daripada dirimu? ”Ingat bahwa untuk menjadi teman yang baik, tidak berarti kamu harus mengikuti apa yang dilakukan oleh teman-temanmu. Teman sejati adalah teman yang menginginkan kamu menjadi dirimu sendiri.

BAGAIMANA CARA MENOLAK TAWARAN NARKOBA?
1. Anak remaja perlu memiliki keberanian untuk berdiri teguh dalam sikap dan keyakinannya, terutaman jika menghadapi teman yang memintanya untuk menuruti apa yang dikehendakinya.
2. Persiapkan mental untuk menolak jika ditawarkan. Kuatkanlah tekadmu untuk menolaknya.
3. Anak remaja perlu menyadari bahwa teman sejati adalah mereka yang menginginkan setiap orang menjadi dirinya sendiri.
4. Belajar berkata “Tidak”.
Untuk siap menolak narkoba, anak remaja perlu diketahui situasi penawaran narkoba
1. Seperti hampir semua orang pernah menerima tawaran salah satu jenis narkoba baik legal maupun tidak legal. Awalnya menolak, tetapi karena bujukan dan tekanan teman, akhirnya mau menerima dan mencoba.
2. Penawaran dapat terjadi setiap saat dalam kehidupan sehari‐hari: pulang sekolah, di jalan, di tempat perhentian bus, di rumah teman, di tempat pesta, dan sebagainya.
3. Orang yang menawarkan narkoba biasanya adalah teman atau orang yang dikenal, jarang orang yang tidak dikenal.
4. Cara penawaran narkoba beraneka ragam: dengan ramah, dengan bujukan, baik langsung maupun tidak langsung, dengan ancaman, setengah memaksa, bahkan ancaman fisik.

TIPS MENOLAK TAWARAN NARKOBA
1. Bergaulah dengan teman – teman yang tidak menyalahgunakan narkoba
2. WASPADALAH! Jika ada tekanan dari lingkungan pertemanan dan berani untuk mengataan TIDAK !
3. Kenali setiap lingkungan permainan
4. Hindari lingkungan yang rawan akan penyalahgunaan narkoba
5. Mengalihkan pembicaraan jika sudah menjerumus kearah pembahasan narkoba

Penulis :  Mahasiswi Fakultas S1 FARMASI, Universitas Perintis Indonesia

Related posts