Menikmati Dunia Fantasi Bukik Chinangkiek

  • Whatsapp

Oleh: Intan Purnama Sari

Tempat wisata yang biasa disebut DUFAN atau Dunia Fantasi yang ada di Jakarta kini telah hadir juga di Sumatra Barat. Wisata alam Bukik Chinangkiek yang baru saja dibuka sekitar 1 bulan setelah lebaran 1438H. Lokasi wisata di Kawasan Jorong Tampunik Singkarak X Koto Solok, Sumatera Barat.

Read More

Banyak tata cara penulisan dari nama tempat wisata ini seperti Bukik Chi Nang Kiek, Chinangkiek, Chinangkiak, dan Cinangkiek. Menurut informasi yang beredar wisata ini dibuat oleh anak nagari yang diperantauan yang sengaja memanfaatkan bukit ini untuk membuka suatu peluang ekonomi dilingkungan sekitar. Untuk sampai ke lokasi ini tidak begitu sulit. Jaraknya ± 60-65 Km dari Kota Padang Sumbar.

Setelah memasuki Kota Solok, terus menuju ke Sumani Singkarak. Setelah melewati pasar Sumani Singkarak ± 3 Km perjalanan akan menemukan pohon beringin besar disebelah kanan. Ambil kanan masuk ke dalam jalan yang ada di depan pohon beringin tersebut dan lurusan saja sampai ada penunjuk jalan ke Wisata Alam Bukik Chinangkiek. Pemandangan disini sudah terlihat indah dengan sawah dan perkebunan penduduk yang subur dan siap panen seperti padi, buah naga, pohon rambutan, pohon sawo, dan ada juga beberapa pohon mangga.

Untuk dapat menikmati indahnya pemandangan dan beberapa wahana di Bukik Chinangkiek tidak terlalu mengeruk kocek yang sangat dalam, biaya yang dikeluarkan untuk masuk sebesar Rp. 15.000,00 saja. Apabila kita ingin menaiki berbagai wahana yang tersedia kita membayarnya lagi dan harga setiap wahana berbeda-beda kisaran Rp.10.000,00-Rp.20.000,00. Wahana yang ada disini hampir-hampir mirip dengan wahana DUFAN yang ada di Jakarta, ya pastilah karena kan wisata ini juga disebut DUFAN nya SUMBAR atau DUFAN nya Minangkabau. Ada ontang-anting, tornado, histeria, biang lala dan masih banyak wahana yang lainnya.

Ada satu wahana yang paling menyita perhatian wisatawan yaitu seluncuran atau biasa disebut perosotan, tapi seluncurannya bukan seluncuran yang biasa, arena untuk meluncurnya itu memiliki berbagai warna atau bisa dibilang seperti pelangi warna-warni. Dengan keindahan warnanya wisatawan dapat berfoto dengan sangat estetik.
Dengan adanya tempat pariwisata seperti ini bisa menjadi salah satu ladang untuk masyarakat setempat mencari rezeki seperti kisalnya, menjual makanan dan minuman ataupun bisa menjual cendramata Khas Solok. Jadi ada barang yang dapat disimpan menjadi kenang-kenangan.

*/Penulis adalah Mahasiswa Universitas Andalas Padang

Related posts