Militer Rusia Bongkar Kerugian Terbesar di Perang Ukraina

MINANGKABAUNEWS.com, INTERNATIONAL – Perang di Ukraina yang telah berlangsung selama tujuh bulan terus meningkatkan kerugian militer Rusia.

Berdasarkan perhitungan Forbes yang dikutip Newsweek, Sabtu (24/9/2022), Rusia kehilangan sejumlah peralatan militer yang bernilai tinggi. Bahkan, 5 di antaranya bernilai lebih dari U$ 1 miliar atau setara Rp 14,8 triliun (kurs Rp 14.800).

Read More

Sementara itu, Menteri Pertahanan Sergey Shoigu baru-baru ini melaporkan militer Rusia kehilangan hampir 6.000 tentara selama pertempuran di Ukraina. Ini adalah pertama kalinya Rusia mengumumkan kerugiannya selama operasi militer sejak akhir Maret ketika jumlah prajurit yang tewas mencapai 1.351.

“Kerugian kami hingga saat ini adalah 5.937 orang tewas,” ungkap Shoigu dikutip RT, Sabtu (24/9/2022).

Dia juga memuji pekerjaan petugas medis militer, mengatakan bahwa 90% dari tentara Rusia yang terluka selama pertempuran dapat kembali beraksi setelah perawatan.

“Awalnya Angkatan Bersenjata Ukraina berjumlah antara 201.000 dan 202.000 orang, dan sejak itu mereka menderita kerugian sekitar 100.000, dengan 61.207 tewas dan 49.368 lainnya terluka,” katanya.

Shoigu menambahkan bahwa Kiev telah memobilisasi ratusan ribu orang lagi ke dalam pasukan militernya.

“Pasukan Rusia dan milisi Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk juga telah melenyapkan lebih dari 2.000 tentara bayaran yang berperang untuk Kiev. Lebih dari 1.000 orang asing saat ini tetap berada di jajaran militer Ukraina,” pungkasnya

Related posts