Minat Masyarakat Meningkat, Dr.Deddy Herman :Pasca Vaksinasi Tetap Melakukan Prokes

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Meningkatnya minat masyarakat untuk divaksin ArCov-2, karena vaksin ini sudah berada pada Uji Klinis fase III.

“Untuk keamanannya sudah dilakukan pada uji klinis fase kedua pada manusia. Pada fase III ini dilakukan Uji klinis untuk melihat Efikasi vaksin pada masyarakat,” ujar dr. Deddy Herman, Sabtu (11/12/2021).

Read More

Wakil ketua penanganan masalah Covid RSAM Bukittinggi, dr. Deddy Herman, SpP (K), FCCP, FAPSR, MCH, FISR menjelaskan, rencana vaksin ini akan digunakan di Indonesia dan pabriknya juga akan dibuat di Indonesia.

“Jadi prosesnya melalui proses yang telah ditentukan oleh Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), yang sesuai dengan Good klinik Practice rekomendasi dari WHO dan FDA Amerika, Proses pembuatan vaksin harus sesuai dengan aturan uji klinis sehingga vaksin ini aman untuk masyarakat dan tidak menimbulkan efek samping serta cocok untuk masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Ia menambahkan, secara keseluruhan vaksin itu aman, vaksin mRNA adalah vaksin yang cepat pembuatannya, sehingga dapat dengan cepat dapat digunakan di masyarakat.

“Untuk vaksin ArCov 2, sampai saat ini secara keseluruhan tidak ada masalah dan tidak ada efek samping, untuk di Bukittinggi kita sudah melaksanakan vaksinasi hampir kepada 500 orang,” imbuhnya.

Kemudian untuk yang diskrining hampir sebanyak 700 orang, dan masih banyak peserta yang masih menunggu jadwal screening dan vaksinnya.

“Vaksin ArCov-2 punya kelebihan dapat disimpan pada suhu yang lebih tinggi di 2-8 derajat celcius dengan efektivitas mirip dengan vaksin Moderna atau Pfizer,” tuturnya.

Pihaknya mengingatkan walaupun sudah divaksin masyarakat untuk tetap melakukan protokol kesehatan (prokes), harus memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak.

“Terus terang penyebaran virus baru yang bermutasi kemungkinan sudah ada di Indonesia seperti yang terbaru varian Omicron yang sangat mudah menyebar dan varian lainnya, Artinya ke efektivan vaksin sangat menentukan untuk menghambat penyebaran virus COVID 19 yang telah bermutasi, yang penting untuk keselamatan bangsa kita,” tutup Deddy mengakhiri.

Terpisah, peserta, Meilinda (42) mengatakan, vaksin ArCov-2 menghilangkan kecemasan banyak orang, dimana pelaksanaannya melalui pemeriksaan yang sangat ketat dan dibawah pengawasan dokter ahli.

“Kita berharap dengan kehadiran vaksin ArCov-2 ini akan sangat berdampak baik bagi kesehatan, terutama dalam pembentukan anti body untuk melawan wabah virus Covid-19,” kata ibu muda ini.

Related posts