Miza Aziz: Prioritaskan Pembangunan Berdasarkan Kebutuhan, Bukan Keinginan

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, TANAH DATAR- Ketua Tim I Pendamping Musyawarah Nagari (MusNa) Kabupaten Tanah Datar Miza Aziz menyampaikan, usulan yang dikemukakan dalam Musyawarah Nagari (MusNa) sebaiknya mengutamakan faktor kebutuhan bukan keinginan. Karena apa yang kita inginkan belum tentu menjadi kebutuhan . Utamakan kepentingan bersama, bukan kepentingan kelompok atau golongan.

Hal tersebut disampaikan oleh Miza pada acara Musyawarah Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Sungai Tarab Senin (25/7/2022) di Aula Kantor Wali Nagari setempat.

Read More

“MusNa merupakan agenda tahunan/ agenda rutin yang bertujuan menyaring dan menentukan prioritas pembangunan di suatu Nagari. Bertujuan untuk menyepakati hal- hal yang bersifat strategis” ujar Miza.

Sebelumnya, ketua BPRN ( Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari) Pasie Laweh Amrizal menyampaikan, Musyawarah Nagari ini sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Indonesia no: 114 tahun 2014 tentang Pembangunan Desa, dan penyusunan RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) serta RKP ( Rencana Kerja Pembangunan) Nagari diatur dengan Peraturan Bupati Tanah Datar no: 23 tahun 2019.

Mukhtarkiman, Wali Nagari Pasie Laweh dalam sambutannya menyampaikan, yang menjadi prioritas utama pembangunan saat ini adalah pembangunan saluran irigasi dan Jalan Usaha Tani( JUT). Lebih lanjut Wali Nagari menyebutkan dari 7 titik saluran irigasi (Kapalo Banda),empat rusak berat, dan tiga sisanya benar-benar sudah tidak bisa dimanfaatkan lagi yang mengakibatkan banyak sawah yang terbengkalai dan menjadi lahan tidur.

Musyawarah Nagari ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD Dapil IV Tanah Datar Yapelma Jurin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas PMDPPKB, BPBD, OPD terkait, Forkopimca Kecamatan Sungai Tarab, para pendamping (PD dan PLD), KAN, Bundo Kanduang serta tokoh masyarakat Pasie Laweh. (Mi)

Related posts