Mobile JKN Permudah Akses Layanan, Debi Rasakan Manfaatnya Secara Langsung

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, BUKITTINGGI – Transformasi layanan kesehatan berbasis digital terus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan. Inovasi yang dihadirkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melalui berbagai kanal digital menjadi solusi praktis bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), terutama dalam hal efisiensi waktu dan kemudahan administrasi.

Hal tersebut dirasakan langsung oleh Debi (23), warga Pasar Atas, yang telah menjadi peserta JKN selama beberapa tahun. Dia mengaku bahwa kehadiran layanan digital seperti Aplikasi Mobile JKN sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan administrasi tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan atau kantor BPJS Kesehatan.

Read More

“Menurut saya, digitalisasi layanan dari BPJS Kesehatan sangat membantu. Sekarang banyak hal bisa dilakukan secara online, jadi lebih praktis dan tidak perlu datang langsung,” kata Debi dalam keterangannya baru-baru ini.

Sebagai peserta aktif, Debi mengungkapkan bahwa dirinya cukup sering memanfaatkan layanan kesehatan melalui fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Dia menilai bahwa pelayanan yang diberikan sudah berjalan dengan baik.

“Saat berobat di Puskesmas Rasimah Ahmad, pelayanannya cukup baik, petugasnya ramah dan prosesnya juga jelas, jadi kita tidak bingung saat berobat,” katanya.

Debi juga pernah memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN untuk berbagai keperluan, seperti menampilkan kartu digital serta mengambil antrean secara online. Menurutnya, fitur tersebut sangat mempermudah peserta dalam mengakses layanan.

“Biasanya saya pakai untuk lihat kartu digital sama ambil antrean online. Jadi tidak perlu menunggu lama di fasilitas kesehatan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Debi menilai bahwa Program JKN tidak hanya memberikan kemudahan dari sisi layanan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dari segi pembiayaan kesehatan. Dengan adanya jaminan kesehatan, dirinya tidak lagi merasa khawatir ketika membutuhkan pengobatan.

“Program JKN sangat membantu, terutama dalam biaya pengobatan. Kita jadi lebih tenang kalau sewaktu-waktu butuh layanan kesehatan,” tuturnya.

Debi juga menyampaikan dukungannya terhadap prinsip gotong royong yang menjadi dasar penyelenggaraan Program JKN. Menurutnya, iuran yang dibayarkan setiap bulan merupakan bentuk solidaritas masyarakat Indonesia.

“Saya setuju dengan prinsip gotong royong, karena dengan membayar iuran kita bisa membantu peserta lain yang sedang sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Meski telah merasakan berbagai manfaat, Debi berharap BPJS Kesehatan terus melakukan peningkatan kualitas layanan, baik dari sisi pelayanan langsung maupun pengembangan layanan digital.

“Semoga ke depan layanan BPJS Kesehatan semakin ditingkatkan, terutama layanan digitalnya agar lebih mudah digunakan dan fiturnya semakin lengkap,” tutupnya. (*)

Related posts