MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Suasana khidmat menyelimuti Musala Jamiatul Ikhwan di Jalan Jati Rumah Gadang, Selasa (24/2/2026) pagi. Bukan hanya karena lantunan ayat suci yang menggema, tetapi juga kehadiran rombongan Tim II Safari Subuh Ramadan Pemko Padang yang dipimpin langsung Wakil Wali Kota, Maigus Nasir. Di tengah dinginnya pagi, kehangatan justru terasa saat warga berbondong-bondong menyambut kedatangan orang nomor dua di Kota Padang itu.
Momen yang biasanya diisi dengan ceramah dan tadarus, kali ini berubah menjadi ajang berbagi kebahagiaan. Maigus Nasir yang didampingi jajaran pejabat setempat tak hanya menyapa jemaah, tetapi juga menyerahkan bantuan hibah senilai Rp25 juta. Bantuan tersebut langsung disambut antusias pengurus musala, yang rencananya akan digunakan untuk menghidupkan kegiatan keagamaan dan merenovasi sarana prasarana tempat ibadah.
Namun, di balik amplop hibah itu, ada pesan penting yang disampaikan Maigus. Di hadapan para jemaah yang sebagian besar adalah orang tua, ia mengingatkan bahwa Ramadan adalah momentum strategis untuk membentuk karakter anak-anak. “Jangan hanya sibuk dengan kegiatan orang dewasa, perhatikan juga generasi muda kita. Ada tiga kunci sukses yang harus ditanamkan: jujur, disiplin, dan pandai berkomunikasi. Kalau itu sudah tertanam, insyaallah mereka akan menjadi generasi hebat,” ujarnya penuh semangat.
Tak berhenti di situ, Maigus juga mengupas salah satu program unggulan Pemko Padang yang tengah naik daun: Smart Surau. Program ini ternyata sudah mencuri perhatian Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI karena selaras dengan gerakan nasional tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat. “Smart Surau bukan sekadar nama, tapi ada aktivasi nyata seperti Subuh Mubarakah, remaja masjid reborn, rumah tahfiz, ruang digital dengan WiFi gratis, hingga kurikulum baru untuk MDTA dan MDTW,” jelas Maigus yang juga menjabat Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Padang.
Warga Jati pun tampak antusias mendengar penjelasan tersebut. Salah seorang jemaah, Usman (55), mengaku bangga karena musala kecil mereka mendapat perhatian langsung dari pemerintah. “Kami bersyukur, semoga bantuan ini berkah dan bisa mencetak anak-anak sekitar jadi generasi qurani,” katanya sumringah.
Dengan langkah kecil di pagi buta, Maigus Nasir berhasil menghadirkan semangat baru bagi warga Padang Timur. Program Safari Subuh Ramadan pun kembali membuktikan diri sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat, bukan hanya dalam urusan duniawi, tetapi juga ukhrawi.






