Mulyadi: Sajian Kuliner di Destinasi Wisata Harus Memiliki Ciri Khas

  • Whatsapp
Pelatihan Peningkatan Inovasi dan Higienitas Sajian Kuliner di Hotel Amaris Padang, Rabu (29/9)

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG — Dalam menekuni dunia kuliner, berbagai inovasi dan harus dikembangkan untuk menambah daya tarik pelanggan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Sumbar yang diwakili Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mulyadi saat membuka Pelatihan Peningkatan Inovasi dan Higienitas Sajian Kuliner di Hotel Amaris Padang, Rabu (29/9/2021).

Read More

Menurut Mulyadi, dinas pariwisata Sumbar menggelar pelatihan ini sebagai salah satu solusi meningkatkan geliat pariwisata di masa pandemi covid-19 khususnya di sektor kuliner.

“Dampak pandemi covid-19 ke pariwisata sangat besar, pelatihan ini dalam rangka menumbuhkembangkan kembali pariwisata khususnya di bidang kuliner yang perlunya terobosan baru. Terobosan itu berupa higienitas dan penyajian kulinernya yang bisa menarik minat para pengunjung,” ucapnya.

Kasi Hubungan Kelembagaan, Febriadi mengatakan tujuan dari pelatihan adalah untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kemampuan inovasi pada kuliner dan meningkatkan higienitas sajian kuliner agar lebih berkualitas dan bernilai jual.

“Adapun sasaran yang harus dicapai peserta adalah dapat memahami pentingnya inovasi dan higienitas dalam kulinernya, memahami standar higienitas, memahami prinsip-prinsip dalam melakukan kreatifitas dan inovasi serta pendapatkan pengalaman untuk melakukan inovasi dalam sajian kulinernya,” jelasnya.

Sedangkan untuk pelatihan ini dilaksanakam selama tiga hari dengan metode pembelajaran kelas dan satu hari praktek penyajian dan inovasi kuliner. Peserta pelatihan adalah pengelola usaha kuliner di 19 kab/kota sebanyak 40 orang dengan narasumber dari Dosen Pariwisata UNP.

Related posts