Nekat Hidupkan Live Musik di Bulan Ramadhan, Inilah yang Dilakukan Satpol PP Padang kepada Pemilik

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG–Nekat beroperasi dan mengadakan live music dimalam bulan ramadhan, sejumlah pemilik kafe di Kota Padang terpaksa harus menghadap PPNS Satpol PP Kota Padang pada senin depan.

Kafe-kafe tersebut, terbukti pada kamis malam tidak mengindahkan surat Edaran Walikota Padang nomor 556/272/Dispar-pdg2022 tentang ketentuan aturan operasional usaha pariwisata dan himbauan kepada masyarakat selama bulan ramadhan dan hari raya idul fitri 1443 H / 2022 M.

Read More

“pemilik kafe tersebut telah melanggar surat edaran Walikota Padang yangbtertuang pada poin 3, tentang rumah makan,cafe dan Bilyard, yang mana pemilik dilarang memberikan fasilitas musik audio dan live musik selama bulan ramadhan,” terang Syafnion, Kabid SDA. Jumat (15/4/2022).

Selain menghentikan kegiatan live music, petugaspun terpaksa membubarkan pengunjung yang berada dilokasi.

“Dan diharapkan kepada tempat-tempat hiburan jangan sampai melanggar aturan yang ada. Kami berharap Kedepan seluruh Rumah Makan, Kafe, dan Bilyard yang berada di Kota Padang untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku, demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa,”harapnya

Petugas Penegak Perda Kota Padang, akan terus melakukan razia dan pengawasan terkait Surat Edaran Walikota Padang. Tentu apa yang telah dilakukan petugas adalah bentuk keseriusan dalam menjaga Trantibum di Kota Padang selama Ramadhan.

Adapun tempat yang didapati petugas seperti tempat hiburan Bllyard yang beralamat di Jalan Niaga Kelurahan Kampung Pondok, serta sejumlah tempat Coffe shop seperti kafe mukin esok yang berlokasi di kawasan Jalan Diponegoro Kelurahan Belakang Tangsi, Kafe Flambo serta Week Coffee & Resto Jalan Flamboyan Kelurahan Flamboyan Kecamatan Padang Barat.

Related posts