Nelayan TPI Tuapeijat Sambangi SPBU Km 2, Minta Pengisian BBM dengan Jerigen tidak Dibatasi

MINANGKABAUNEWS.COM, MENTAWAI – Nelayan disejumlah daerah khususnya kelompok nelayan TPI Desa Tuapejat Kabupaten Kepulauan Mentawai Sumatera Barat tengah menghadapi persoalan serius terkait BBM.

Menghadapi tantangan ini, nelayan TPI Tuapeijat mencoba sambangi SPBU Km 2, berniat berdiskusi memohon agar BBM solar untuk nelayan tidak dibatasi kuota yang dibutuhkan.

Read More

Nelayan yang sehariannya memasok stok kebutuhan ikan di Kabupaten Kepulauan Mentawai terhalang BBM yang dibatasi oleh pihak SPBU dengan adanya aturan dari BPH Migas.

Ketua Kelompok nelayan TPI Tuapejat Jamaluddin memohon agar kuota untuk nelayan tidak dibatasi.

“Kita berharap agar kebutuhan BBM untuk nelayan tidak bisa dibatasi, aktivitas nelayan sangatlah penting, karena nelayan sangat membutuhkan minyak sekian jerigen sekali melakukan aktivitas di laut”, ujar Jamaluddin kepada wartawan, Rabu (24/08/2022).

Jamaluddin juga mengatakan, bahwa kebutuhan BBM untuk nelayan harus diutamakan dan diperhatikan.

Sementara Manager SPBU Km 2 Sumber Alam Sejahtera Heri Siregar mengungkapkan, bahwa untuk kebutuhan BBM untuk nelayan tidak ada dibatasi, namun kita terhalang oleh aturan dari BPH Migas terkait Subsidi yaitu pembatasan membeli minyak dengan pengisian menggunakan jerigen dengan jumlah banyak.

“Kita pihak SPBU selalu berusaha memenuhi kebutuhan BBM untuk nelayan”, ujarnya.

Apabila nelayan akan membeli minyak dengan jumlah banyak menggunakan jerigen, harus mengantongi surat keterangan rekomendasi dari pemerintah, setidaknya dari desa setempat”, ujarnya.

“Jadi kalau nelayan mau mengisi BBM dengan jerigen harus ada surat keterangan rekomendasi dari pemerintah desa setempat, karena setiap pengisian BBM menggunakan jerigen harus dilengkapi surat keterangan”, terang Siregar.

Dalam hal ini, pihak SBPU berharap ada regulasi yang lebih baik dari pemerintah, guna meringankan beban nelayan terkait penyaluran BBM bersubsidi untuk nelayan. (Tirman)

Related posts