Nominator Pemuda Pelopor Tingkat Nasional, Bupati Safaruddin: Jadi Motivator Bagi Masyarakat

  • Whatsapp
Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo, Ketua TP-PKK Ny. Nevi Safaruddin, M. Hadid Qosim dan dewan juri penilaian calon pemuda pelopor di aula rumah dinas Bupati, Rabu (23/9/2021) Foto: Rozi

 

LIMAPULUH KOTA, MINANGKABAUNEWS,- Terinspirasi dari semangat Kebangkitan Nasional dan Sumpah Pemuda. Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota pada tahun 2021ini kembali mengutus salahsatu pemuda terbaik Kabupaten Limapuluh Kota dalam nominasi Calon Pemuda Pelopor Tingkat Nasional.

Read More

Melalui beberapa tahapan seleksi, diantaranya, wawancara dan presentasi. Peserta seleksi menyampaikan karya atau program positif untuk masyarakat. Dari hasil seleksi itu pemuda Jorong Padang Ambacang, Nagari Situjuah Banda Dalam, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, M. Hadid Qosim berhasil mewakili Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di tingkat nasional di bidang pangan melalui Minunam Olahan berbahan daun Kopi yang diberi nama Kawa Naiak Daun.

Minuman ini merupakan minuman tradisional suku Minangkabau yang ada sejak dulu. Aia kawa atau kopi daun atau kawa daun adalah minuman dari daun kopi yang diseduh seperti teh. Berbagai penelitian menyebutkan bahwa daun kopi memiliki kandungan antioksidan lebih tinggi dari teh hitam dan teh hijau. Bahkan kandungan mangiferin di dalamnya bermanfaat sebagai anti-inflamasi sehingga dapat mengurangi risiko diabetes, kolesterol darah, hipertensi dan penyakit lainnya.

Dikatakan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo, kepeloporan Hadid Qosim sebagai pemuda tentang inovasi Kopi Naiak Daun telah membangkitkan dan menggerakan roda perekonomian masyarakat di zona usaha nya secara khususdan di Kabupaten Limapuluh Kota secara umum.

“Anak muda yang mampu menciptakan lapangan kerja bagi kaum milenial.” kata Bupati di aula rumah dinas Bupati, Rabu (22/9/2021).

Ditambahkan Bupati, pemuda pelopor harus jadi motivator bagi masyarakat. Berbagi ilmu dan mampu menerapkan setiap inovasi di berbagai bidang usaha masyarakat yang ada di daerah. Bupati juga berpesan, kepada dinas terkait untuk tidak menjadikan kegiatan ini sebagai program rutin tahunan.

“Jangan hanya menjadi program rutin tanpa ada advokasi, dukungan dan realisasi kedepan bagi setiap pemuda pelopor yang pernah lolos ke tingkat nasional. Tentu dan terbukti pemuda-pemuda ini memiliki potensi, inovasi dan bisa berkolaborasi sebagai gerakan perekonomian masyarakat di daerah secara umum,” tutup bupati.

Hadir dalam rangka Fact Finding (Kunjungan Lapangan) dewan juri penilaian calon pemuda pelopor. Ketua TP-PKK Ny. Nevi Safaruddin, Ketua Tim Pemuda Pelopor Tingkat Nasional Fatti Amalia Mendrofa, Kepala dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, Sekretaris Daerah Kabupaten Limapuluh Kota, Kepala Dinas Parpora Limapuluh Kota, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM Kabupaten Lima Puluh Kota, Camat Situjuah Limo Nagari dan Wali Nagari Situjuah Banda Dalam.

Related posts