Operasi Zebra Singgalang 2021 Beda dengan Tahun Lalu, Ini Kata Kasatlantas Polres Bukittinggi

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Pelaksanaan kegiatan Operasional Zebra Singgalang 2021 tahun ini berbeda dengan Operasi Zebra Singgalang pada tahun lalu.

“Kita fokus pada preemtif dan preventif.
Namun ada pengecualian, jika ada pelangaran secara kasat yang memicu lakalantas, seperti tidak memakai helm, kebut- kebutan, knalpot racing, dan boncengan lebih dari satu orang, itu tetap dilakukan penindakan,” ungkap Kasat Lantas Polres Bukittinggi ini.

Read More

Lebih lanjut, AKP Ghanda Novideningrat Gunawan, menjelaskan, untuk pelaksanaannya terfokus pada kegiatan vakinasi di yang dimulai dari tingkat kelurahan dalam memberikan imbauan dan mengajak masyarakat agar mau untuk divaksin.

Nantinya, petugas dari Polres Bukittinggi akan mendatangi kelurahan untuk berkerjasama bagaimana mengajak warga yang belum vaksin untuk segera divaksin.

Bersama Lurah, Rt dan Rw serta pihak terkait akan langsung mendatangi rumah warga secara door to door untuk memberitahukan pentingnya vaksinasi, karena pada dasarnya vaksinasi sehat, halal dan aman.

“Nanti petugas akan menanyakan setiap keluarga yang sudah dan belum vaksin. Jika belum maka disarankan untuk vaksin di kantor Lurah hari itu juga,” ucapnya.

Pada intinya, kata kasat, operasi Zebra difokuskan untuk mengajak masyarakat mengikuti vaksinasi karena saat ini capaian vaksinasi di Bukittinggi terbilang baik.

“Namun kita ikut berbangga juga karena Kota Bukittinggi sudah 75 persen untuk yang tervaksinasi, jadi tinggal sedikit,” jelas AKP Ghanda.

Ia menambahkan pelaksanaan target operasi razia Zebra Singgalang Tahun 2021 akan di gelar selama 14 atau dua minggu, mulai dari 15 hingga 28 November 2021 mendatang.

“Kita laksanakan sesuai petunjuk Kapolres untuk khusus vaksinasi, perkelurahan kita gilir di Kota Bukittinggi ini. Mulai hari ini dimulai di Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang sampai habis di 24 Kelurahan,” imbuhnya.

Related posts