Padang Alami Tren Positif dalam Penanganan Covid-19

  • Whatsapp
Kadis Kesehatan Padang dr Feri Mulyani

MINANGKABAUNEWS, PADANG — Kadis Kesehatan Padang, dr Feri Mulyani mengungkapkan Padang terus menunjukan trend positif rate 2,40 dalam penanganan Covid-19 dengan angka kesembuhan yang tinggi.

“Sekarang Kota Padang berada pada zona orange dengan skor 2,40 yang artinya tinggal menyisakan 1 digit lagi menuju ke zona kuning,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang Ferimulyani Hamid dalam kegiatan diseminasi informasi bersama Dinas Kominfo Padang di Media Center Balai Kota Aie Pacah, Rabu (19/5/2021).

Read More

Feri Mulyani mengaku, Kota Padang bisa pindah ke zona kuning sangat membutuhkan dukungan dari semua unsur dan seluruh warga Kota Padang. Terutama sekali dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

“Sekarang kuncinya ada pada kita semua. Jika kita ingin kembali menuju zona kuning silahkan taati prokes Covid-19. Mari kita terus disiplin 3M (Memakai masker dengan benar, menjaga jarak dan hindari kerumunan, mencuci tangan pakai sabun dengan rutin). Begitu siap mengikuti vaksinasi,” tuturnya.

Lebih lanjut Kepala DKK Padang itu mengatakan, pihaknya saat ini dan ke depan akan terus menggencarkan upaya 3 T (Testing, Tracing, Treatment).

“Upaya 3T tersebut adalah salah satu upaya utama kita dalam penanganan Covid-19. Mulai dari melakukan tes Covid-19, penelusuran kontak erat, dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien Covid-19,” bebernya.

Saat ini kata dia, sebanyak 23 Puskesmas di Kota Padang sudah membuka layanan tes swab di samping terus melakukan vaksinasi.

“Kita juga sudah antisipasi di Kota Padang dengan membuka karantina pasien Covid-19 di Rusunawa Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah. Sekarang pasien di sana berjumlah empat orang. Mudah-mudahan banyak pasien Covid-19 yang isolasi mandiri mau dipindahkan ke sana sehingga lebih aman dan optimal,” pungkasnya.

Ia juga mengklarifikasi tidak benar Pdang menuju Merah, tetapi menuju kuning dengan skor positif rate 2,40.

Untuk mencegah penularan lebih meluas, dr Feri Mulyani mengimbau masyarakat untuk mematuhi betul apa yang sudah dianjurkan atau dilarang oleh pemerintah.

Related posts