Pandemi COVID-19, Disdik Kota Solok Gelar Pelatihan PTM Buat Guru

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Merebaknya pandemi COVID-19 di Indonesia, bahkan telah munculnya varian baru wabah COVID-19, menjadikan proses belajar secara tatap muka di Kota Solok menjadi terkendala.

Ditambah lagi saat ini Pemerintah Pusat menerapkan Pengetatan PPKM Mikro COVID-19 disejumlah wilayah dengan resiko tinggi dan resiko sedang.

Read More

Guna menciptakan ruang belajar yang aman dari pandemi Covid-19, Dinas Pendidikan Kota Solok bersama Ruangguru menggelar kegiatan pelatihan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) terbatas secara daring dengan guru di Kota Solok, Selasa (13/7) lalu. Kegiatan digelar mulai 13 Juli hingga 15 Juli 2021.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok Rosavella, Kamis (15/7/2021) ditemui MinangkabauNews.com mengatakan kegiatan pelatihan PTM terbatas ini dilaksanakan berdasarkan SKB Empat Menteri dan Instruksi Mendagri Nomor 14 Tahun 2021, dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, kesehatan, dan keselamatan siswa, guru, beserta staf sekolah.

‚ÄúPelatihan PTM terbatas yang digelar Ruangguru bersama Disdik Kota Solok merupakan sebuah terobosan dalam mengatasi kendala dalam PTM dimasa pandemi COVID-19 dan Penerapan Pengetatan PPKM Mikro. Disamping itu kita bertanggungjawab dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Solok,” katanya.

Lebih lanjut Rosavella menjelaskan PTM Terbatas dapat dilakukan secara dinamis. PTM Terbatas tidak sama seperti sekolah tatap muka biasa. Sekolah diharuskan memenuhi ketentuan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 sesuai SKB Empat Menteri dan juga Instruksi Mendagri Nomor 14 Tahun 2021.

“PTM terbatas harus mengedepankan prinsip kehati-hatian, kesehatan dan keselamatan warga sekolah. Warga sekolah disini yaitu Kepala Sekolah, Staf, Guru, anak didik, dan wali murid yang bakal terkena dampak jika anak didik terkena virus COVID-19,” ujarnya.

Related posts