Pandemi Covid-19 Pengaruhi Pelayanan di RSOMH Bukittinggi

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI — Setelah satu tahun lebih pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid -19) berlabuh di Indonesia khususnya di Kota Bukittinggi, kondisi sangat mempengaruhi pelayanan di Rumah Sakit Otak Dr.Drs.Mohammad Hatta (RSOMH) Bukittinggi.

Hal ini disampaikan Dirut RSOMH Bukittinggi, DR. dr. M. Alsen Arlan, Sp.B KBD, MARS saat dijumpai Media Minangkabaunewscom di acara pemberian vaksin massal gratis di Lapangan Kantin. Rabu. (23/6/2021).

Read More

“Kita tetap melaksanakan pelayanan kepada pasien rawat jalan dan rawat inap secara reguler walaupun memang terjadi penurunan. Kita juga menyiapkan untuk pengobatan pasien Covid Khusus, yaitu sekitar 25 persen dari tempat tidur kita maksimum saat ini,” ujarnya

dr. Alsen lebih lanjut mengatakan, nanti kalau dibutuhkan, kalau terjadi melonjaknya pasien Covid, RSOMH Bukittinggi siap ekspansi jumlah tempat tidur untuk perawatan pasien Covid -19 dengan tidak mengabaikan pasien yang berobat reguler, dan saat ini berjalan itu berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah, kita masih bisa mengendalikan dan pasiennya masih bisa terkendali, baik pasien Covid maupun pasien reguler,” jelas Dirut RSOMH Bukittinggi ini.

Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang. dr. Ruhaya Fitrina, Sp. S (K) juga menambahkan, sejak awal pandemi pada tahun 2020 lalu, sudah 414 pasien yang terkonfirmasi Covid-19.

“Kita tidak hanya menerima pasien Bukittinggi saja, semua pasien yang masuk kita skrining dulu, dia membawa Covid apa tidak? Itukan peraturan,” terang Ruhaya.

Pihak berharap, jangan kendor, jangan lalai, walaupun sehat, hati- hati covid tetap ada, sehingga tidak menularkan terhadap orang tua, dan tetap patuhi protokol kesehatan (Prokes).

Related posts