Panorama Puncak Gagoan Solok Sumbar yang Instagramable Buat Berfoto Ria

  • Whatsapp

Oleh : Geby Aprideliankar

Sumatera Barat adalah Provinsi yang memiliki keunggulan didunia wisata yang sudah terkenal baik ditingkat Nasional maupun Mancanegara.

Read More

Tidak main-main, ditahun 2017 pernah tercatat jumlah kunjungan wisatawan ke Sumatera Barat sampai menembus angka 7,8 juta orang. Salah satu kota yang ada di Sumatera Barat yang turut andil menghadirkan objek wisata yang mempesona adalah kabupaten Solok. Jumlah kunjungan wisatawan di tahun 2017 pernah menembus angka 500 ribu lebih.

Semenjak internet bangkit di era global, khususnya media sosial terlahirlah objek wisata-wisata yang mulai di renovasi dan dibangun oleh masyarakat-masyarakat setempat, dan terutama didaerah Solok paninggahan yaitu Puncak Gagoan.

Yaa memang benar sipuncak gagoan sudah ada dari dulunya hanya saja ketika media sosial belum seviral ini orang-orang belum banyak tau, maka saat aplikasi instagram sudah merasuki orang-orang terutama anak muda mudi sebagai pengguna yang terbanyak, Puncak Gagoan sudah mulai di lirik dan menjadi iconic untuk para traveler dan orang-orang yang berada diluar daerah Solok, dan kunjungan ke lokasi ini menjadi meningkat.

Sejarah Puncak Gagoan berawal dari beredarnya foto-foto di media sosial dengan pemandangan alam yang begitu indah dengan ketinggian dan tebing serta bebatuan yang aesthetic, ditambah dengan rimbunnya rumput-rumput liar serta sudut keindahan lain dari Danau Singkarak .

Dan orang-orang mulai ramai memperbincangkan dan mempertanyakan dimana lokasi pemandangan tersebut diambil, dan kenapa namanya begitu unik berbeda dengan yang lain namun muncul pertanyan-pertanyaan orang-orang yang berwisata disana kenapa dan apa arti namanya dari Gagoan itu?
Apa Yaa Maksud Dari “Gagoan”, Dan Lokasinya Dimana ?
Sejarah nama puncak Gagoan diambil dari suku Minangkabau yaitu “Gagau” yang berarti gamang atau takut jatuh.

Hal ini sangat beralasan, karena saat berada di puncak terlihat kecuraman dan batuan karang dengan sudut kemiringan hampar 90 derajat, dan dalam jika berdiri ditepi tebing maka berasa takut jatuh. Untuk lokasinya sendiri berada didaerah Paninggahan, Kabupaten Solok Sumatera Barat. Jalan menuju kesana cukup muat untuk satu mobil jeep dan sudah disemen. Pesona Puncak Gagoan yang begitu memanjakan mata,tarif yang ramah kantong.

Keindahan Puncak Gagoan sudah dimulai ketika masih berada di bawah bukit. Angin yang kencang dan menyegarkan menjadi teman sejati perjalanan menuju puncak yang cukup jauh tapi sebanding dengan pemandangan disekeliling jalan menuju kesana.

Saat azan zuhur tiba kita tidak kesulitan untuk mencari tempat sholat, karena disana sudah tersedia wc umum dengan air yang jernih dan segar serta musholla kecil cukup untuk lima orang jama’ah, setelah sholat nantinya ada post kecil untuk tarif masuk ke Puncak Gagoan , tarif masuknya cukup ramah kantong yaitu Rp 10.000 per orang bisalah untuk pemberdayaan infrastruktur perbaikin jalan .

Sampainya diarea tebing sudah berjajar tempat jualan makanan dan aneka jajanan disana. Cukup untuk bekal naik kepuncak yang membutuhkan energy ekstra, selang beberapa menit dengan track yang lumayan nanjak terbayarkan oleh pemandangan hilalang-hilalang yang begitu rimbun dan tebing yang indah serta bagian sudut disuguhi pemandangan Danau Singkarak
secara keseluruhan perjalanan dari bawah sampai puncak semuanya adalah sudut terbaik untuk mengambil foto yang tentunya sangat instagramable. Dan darimanapun sudut pengambilannya hasilnya akan tetap bagus. Inilah rupanya kelebihan dari Puncak Gagoan.

Jadwal weekend yang pas untuk kepuncak gagoan ketika hari libur kerja sabtu minggu, mulai buka jam 09:30 WIB dan tutup pada pukul 17:30 WIB. Dan pada hari-hari biasanya tidak terlalu rame.

Tips-tips jitu buat hasil yang Instagramable di Puncak Gagoan
Tips dengan hasil jepretan yang okee diPuncak Gagoan yaitu :
1. Gunakan camera handphone/DSLR yang jelas (tidak Blur)
2. Berpose lah seenjoy mungkin tidak kaku
3. Dominankan mode landscape hp karna objeknya alam
4. Pastikan camera tidak lowbat atau terisi penuh
5. Tyming yang pas yaitu ketika sunsed di sore hari

Selalu banyak cara untuk kita, melepaskan rasa penat dan letih dalam diri ini. Selalu ada jalan untuk kita menghilangkan kejenuhan menghadapi hari. Dan selalu ada hal yang akan membuat kita bisa dapat melepaskan semua itu.

Alam memang selalu baik dan punya pesona pembiusan yang candu,dan alam selalu mempunyai cara membuat kita terpesona dan tertawa. Alam selalu dapat dengan mudah membuat kita menghilangkan rasa penat, dan menghilangkan rasa jenuh dan menggantikannya dengan perasaan bahagia dan bersyukur akan nikmat mu Ya Robb.

Dengan mendatangi Puncak Gagoan, seperti kamu melihatnya pertama kali. Siapkan foto terbaikmu. Yaa 
Dan jangan lupa jagalah alam karna pada sejatinya alamlah tempat kita dilahirkan dan dialam jugalah kita kembali , Ibaraik papatah minangkabau Alam Takambang jadi guru.

/*Penulis: Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya, Sastra Daerah Minangkabau, Universitas Andalas

Related posts