Pasangan Fadly – Asrul, Apresiasi Kinerja Seluruh Jajaran di Pemko Padang Panjang

MINANGKABAUNEWS.com, PADANG PANJANG – Satu tahun menjelang berakhirnya masa jabatan Wali Kota Fadly Amran, beserta Wakil Wali Kota Asrul, mengapresiasi kinerja seluruh jajaran di Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang yang telah menjalin hubungan kerja sama selama empat tahun ini, sehingga sebagian besar target dapat dicapai. Pasangan ini berkomitmen akan tetap melanjutkan dan menyelesaikan beberapa program prioritas sesuai dengan visi misi RPJMD 2018-2023.

“Program prioritas di bidang kesehatan, pendidikan akan tetap berlanjut. Kita akan tingkatkan kualitas pelayanan, ramaikan pasar kuliner, ramaikan kunjungan, subsidi ke sekolah yang dapat menambah ruang belajar yang berdampak terhadap perekonomian di Padang Panjang,” terangnya saat berdialog dengan sejumlah awak media pada konferensi pers peringatan empat tahun pasangan Fadly-Asrul, Senin (10/10) di Pendopo Rumah Dinas wali kota.

Read More

Fadly mengatakan, tahun depan pihaknya akan kejar lagi beberapa yang menjadi PR (Pekerjaan Rumah). “Apapun yang menjadi PR, akan kita tuntaskan. Bersama-sama kita bangun Padang Panjang dengan kebersamaan. Tentunya dengan peran aktif masyarakat untuk membantu memajukan Padang Panjang, khususnya satu tahun ke depan,” tuturnya.

Ia menjelaskan, berkaitan beberapa jabatan lain yang disandang dirinya saat ini, seperti  ketua DPW Gebu Minang Sumbar dan ketua DPW Partai Nasdem Sumatra Barat (Sumbar), serta Wawako Asrul yang menjabat ketua DPD PKB Padang Panjang, Fadly menegaskan dirinya bersama Wawako Asrul akan tetap fokus melanjutkan program prioritas di Padang Panjang ini.

“Sampai hari ini, kami masih sangat fokus di Padang Panjang. Saya yakin Pak wakil wali kota juga masih sangat fokus untuk itu. Karena memang tanggung jawab kita di Padang Panjang ini,” jelas Fadly.

Dalam kesempatan ini, salah satu awak media, Awaluddin sebut, Fadly dan Asrul merupakan salah satu pasangan wali kota dan wakil wali kota yang akur dan ideal di Provinsi Sumatra Barat.

Salah satu anggota konferensi pers berdialog dengan Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran di rumah dinasnya.

“Pak wali figurnya muda, intelektualnya ter depan. Tidak pernah kita mendengar adanya perpecahan di antara pasangan ini selama menjabat,” sebut Awaluddin sambil memuji.

Selain itu, duet wako dan wawako saat ini menjadi pilot project yang tertuang dalam RPJMD Kota Padang Panjang tahun 2018-2023 adalah dimulainya pembangunan Sport Center yang dilaksanakan hari ini, yang berlokasi di Sago, Kelurahan Ngalau Kecamatan Padang Panjang Timur.

Pembangunan dilaksanakan lewat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Pembangunan Sport Center itu menelan biayai sebesar Rp70 miliar, dilaksanakan pada tahun jamak (multi years). Pembangunannya dilaksanakan oleh  PT Tureloto Batta Indah (TBI), selaku pemenang tender, dan ditargetkan selesai 4 Oktober 2023 nanti atau selama 330 hari kalender.

Dengan dana tersebut, bakal dibangun satu gedung serba guna, venue skateboard, lapangan voli, basket, tenis, dan panjat tebing. Adapun luas lahan untuk Sport Center ini 5,7 ha.

Pihaknya berharap semoga Sport Center bisa selesai, bermanfaat bagi masyarakat. Terimakasih dukungan warga, keikhlasan tanahnya untuk pembangunan Sport Center itu.

“Sport Center masuk dalam visi dan misi, RPJMD 2018-2023. Upaya itu dimulai 2019 dengan melengkapi administrasi, proses komunikasi dan sosialisasi hingga bisa berjalan sampai hari ini,” harap Wali Kota Padang Panjang itu.

Sementara itu Ketua DPRD Mardiansyah menyatakan dukungan pembangunan Sport Center tersebut, “Ini merupakan sebuah semangat, harapan dan keinginan masyarakat. Program unggulan wali kota. Harapan kita bersama, Sport Center diharapkan selesai, sesuai jadwal,” ucapnya.

Dengan adanya Sport Center, kata Mardiansyah, event nasional maupun daerah hendaknya bisa ditarik ke Kota Padang Panjang ini, sehingga memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat.

“Kepada rekanan yang melaksanakan pembangunan, dirinya meminta mau melaporkan bila kendala terjadi di lapangan. Ini harus selesai. Apapun jadi kendala sampaikan, dan komunikasikan,” tutur Mardiansyah. (Edi Fatra)

Related posts