PB HMI Rumuskan Solusi Bagi Pariwisata di Tengah Pandemi

  • Whatsapp
PB HMI Rumuskan Solusi Bagi Pariwisata Di Tengah Pandemi (Foto. Dok. Istimewa)

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG — Dampak Pandemi Covid-19 terhadap berbagai sektor kehidupan terutama sektor pariwisata di Indonesia sangat signifikan adanya. Di sektor wisata terlihat penurunan yang sangat drastis kunjungan, baik kunjungan dalam negeri maupun luar negeri.

Hal tersebut membuat pemerintah dan berbagai pihak mencari solusi agar sektor pariwisata tetap bertahan dan menjadi penopang ekonomi nasional di tengah wabah. Mengamati situasi tersebut, Pengurus Besar HMI (PB HMI) Bidang Pariwisata dan Kebudayaan akan melakukan gerakan masif dalam menghidupkan pariwisata Indonesia, salah satunya dengan akan melaksanakan program Gema Nusantara (Genus).

Read More

menuturkan, bahwa program GENUS yang konsepnya menjalankan Expo Wisata dan Budaya serta Jihad Wisata akan menjadi solusi bagi masalah pariwisata Indonesia saat ini.

“Program Genus kami dedikasikan untuk bangsa, bagian dari ikhtiar HMI mengembalikan stabilitas Wisata dimasa pendemi,” terang Tokoh Pemuda Sumatra Barat Jakarta ini, usai kegiatan Rakernas PB HMI di Bogor (20/6/21)

Sanipar melanjutkan, berdasarkan hasil pengamatan Tim internalnya, sektor transportasi dan penyediaan akomodasi serta makan minum merupakan awal dari memburuknya kondisi ketenagakerjaan sektor pariwisata. Menurutnya Pengusaha yang bergerak di bidang pariwisata mengalami kesulitan dalam membiayai operasional usahanya karena mengalami penurunan pendapatan serta kerugian hingga bangkrut yang disebabkan tidak adanya pendapatan usaha.

“Secara teknis kami telah mengamati di lapangan, sangat besar dampak Covid-19 ini. Banyak perusahaan tidak jalan bahkan bangkrut, itu juga sebabkan kondisi ketenagakerjaan kita memburuk,” ungkap Mantan Ketua Umum HMI Cabang Solok ini

Terakhir, Sanipar mengharapkan program GENUS akan didukung semua pihak dalam bentuk kolaborasi, baik itu internal HMI dari PB hingga Komisariat maupun Organisasi Kepemudaan lain, dan bahkan berkolaborasi dengan pemerintah dalam menyelamatkan pariwisata Indonesia.

Seperti diketahui pandemi Covid-19 di Indonesia belum usai. Per tanggal 20 Juni ini kasus baru mencapai angka 13.737 kasus, fakta ini tentu akan memperburuk kondisi pariwisata Indonesia.

Related posts