Peduli Bencana, Bupati Sabar AS Berikan Bantuan ke Kabupaten Agam dan Tanah Datar

  • Whatsapp

Batusangkar, Minangkabaunews.com – Bupati Pasaman Sabar AS bersama Forkopimda, OPD mengantarkan bantuan ke wilayah yang terdampak bencana banjir dan galodo, Sabtu (18/05/2024).

Hal ini merupakan wujud keprihatinan dan kepedulian Pemkab Pasaman atas musibah bencana alam alam banjir dan galodo yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam pada Sabtu 12 Mei 2024.

Rombongan besar Pemkab Pasaman bersama LSM dan awak media, bertolak dari kediaman Bupati Pasaman Sabtu pagi. Selain iring-iringan mobil pejabat, juga terdapat sejumlah mobil bak terbuka dan truk yang membawa aneka jenis bantuan.

Selain bantuan barang dan makanan, Pemkab Pasaman juga memberikan bantuan uang tunai Rp. 50 juta, ditambah Rp.30 juta dari Baznas Pasaman serta bantuan dari Polres Pasaman.

Bantuan untuk Kabupaten Agam diserahkan Bupati Sabar AS di Posko tanggap darurat Bukit Batabuah, Baso, yang diterima Kalaksa BPBD agam Bambang Wasito,

Sementara itu, bantuan untuk Kabupaten Tanah Datar diserahkan Bupati Sabar AS di Posko Utama rumah dinas Bupati di Batu Sangkar, yang diterima Kalaksa BPBD Tanah datar Etmon Reflin.

Selain bantuan uang tunai, Pemkab Pasaman juga menyerahkan bantuan sembako, selimut, kasur busa, pakain dan alat alat rumah tangga. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Forkopimda Pasaman.

Sementara Baznas Pasaman turut menyerahkan bantuan uang Rp. 15 juta, plus makanan siap saji dan air mineral. Bantuan Baznas diserahkan Ketua Baznas Asnil M kepada pengurus Baznas kedua Kabupaten yang terdampak bencana banjir.

Pemerintah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, melalui Kalaksa BPBD nya, mengucapan terima kasih atas bantuan Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pasaman.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sabar AS kepada wartawan mengatakan, bahwa pemerintah dan masyarakat Pasaman sangat peduli dan prihatin terhadap musibah yang dialami oleh masyarakat Agam dan Tanah datar,

Sabar AS juga berharap agar kedepan mitigasi bencana secara holistik, selain penanganan darurat bencana dan pasca bencana untuk perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana alam tersebut.

“Seperti diketahui, bencana banjir bandang yang terjadi di Agam dan Tanah Datar juga merusak banyak fasilitas umum, kita yakin pihak pihak terkait saat ini terus bekerja sama agar penangan penanganan bencana ini dapat berjalan dengan baik, sehingga dampak bencana ini dapat segera diperbaiki,” tutup Sabar AS.(Verdi)


Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Minangkabaunews.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Related posts