Pelajaran dari Viralnya Video Bupati Solok yang Ngamuk Gegara UGD Tutup

Bupati Solok Epyardi Asda
Tangkapan layar video viral Bupati Solok Epyardi Asda ngamuk ke staf Puskesmas di Tanjung Bingkung, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.

Oleh: Vinta Nafila Khairil Putri

Belakangan ini viral video Bupati Solok Epyardi Asda, mengamuk karena diduga buruknya kinerja para staf Puskesmas di Tanjung Bingkung, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.

Read More

Ia kesal diduga karena pihak Puskesmas seenaknya menutup jam operasional UGD saat terjadi kecelakaan. Bahkan ia merobek surat keputusan penutupan jam operasional UGD di depan para pekerja Puskesmas.

Warga mengaku bahwa sebelumnya telah terjadi kecelakaan dan pihak puskesmas tidak mau menangani korban dengan alasan jam operasional. Lantas para warga mengadukan hal tersebut kepada Epyardi yang akhirnya langsung turun tangan menangani masalah tersebut.

“Apa-apaan kalian ini. Di mana-mana di dunia, UGD itu buka 24 jam. Jangankah hari biasa. Hari Sabtu-Minggu pun harus ada yang standby. Saya sudah bilang, minimal empat orang harus standby,” kata Epyardi.

Pimpinan dan sejumlah staf pada akhirnya dibebastugaskan Bupati. Mereka dianggap lalai dan tidak menjalankan tugas karena ada warga yang ditolak masuk ruang unit gawat darurat (UGD) di puskemas tersebut dengan alasan jam kerja telah berakhir.

“Dinonaktifkan. Kita ganti sementara dengan orang luar dulu,” kata Epyardi.

Dengan adanya kejadian ini kita dapat menyimpulkan masih banyaknya oknum yang menyalahi amanah yang diberikan serta tidak adanya rasa tanggung jawab oleh pihak abdi masyarakat.

Harapannya, semoga kejadian serupa tidak terjadi lagi. Karena jika para abdi masyarakat tidak menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab maka rakyat juga tidak bisa mendapatkan hak-hak mereka dengan baik.

Dengan kejadian ini juga harapannya semakin banyak pemimpin yang turut peduli dengan permasalahan yang terjadi di masyarakat dan tidak hanya berpangku tangan melihat segala ketidakadilan yang terjadi. (*)

/* Penulis adalah Mahasiswi Jurusan Sastra Indonesia Universitas Andalas.

Related posts