Pemkab Pasaman Barat Gelar Rakor Aparatur Pemerintahan Nagari Persiapan

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, PASAMAN BARAT – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) melalui Bagian Pemerintahan Nagari (Pemnag) Sekretariat Daerah (Setda) menggelar rapat koordinasi dan sosialisasi aparatur pemerintahan Nagari Persiapan se Pasaman Barat, di auditorium Kantor Bupati setempat, Selasa (14/12/2021).

Dalam Rakor tersebut membahas beberapa poin penting tentang perkembangan nagari persiapan, diantaranya perihal status dan perkembangan kode desa yang menjadi syarat defenitifnya suatu nagari, pemilihan wali nagari (pilwana) dan percepatan vaksinasi di tingkat nagari persiapan yang sudah harus mencapai terget vaksinasi di angka 75 persen per 31 Desember 2021.

Read More

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Pemerintah Nagari (Pemnag) Setda Pasaman Barat Syaikhul Putra mengatakan, secara resmi perkembangan usulan 59 Nagari Persiapan yang disampaikan kepada kementerian terkait sudah mencapai tahap menunggu persetujuan Kementerian Dalam Negeri. Secara teknis, pemberian kode desa yang sudah memenuhi syarat dan yang disusulkan akan dilaksanakan sesuai mekanisme yang ditetapkan kementerian.

“Jika mengacu kepada aturan yang ada, kode desa seharusnya sudah wajib dikeluarkan. Mudahan-mudahan beberapa hari kedepan ada kabar baik mengenai kode desa dari pihak kementerian. Minggu depan juga akan diadakan rapat di kemeterian perihal kode desa Pasaman Barat, dan semuanya sudah diupayakan maksimal, mari kita sama-sama berdoa,” ujarnya kepada awak media, Rabu (15/12/2021).

Lebih lanjut dikatakannya, beberapa waktu lalu Bupati, Wakil bupati, Asisten dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, sudah berupaya untuk menemui Menteri Dalam Negeri dalam rangka percepatan pemberian kode desa tersebut, akan tetapi menteri berhalangan dan diwakilkan oleh Dirjen Bina Administrasi Wilayah.

“Waktu itu, beliau (mendagri) berhalangan sehingga diwakilkan kepada Dirjen Administrasi Wilayah. Kata Dirjen, kode desa Pasaman Barat menunggu persetujuan menteri. Kita berharap agar Dirjen melakukan percepatan. Saat itu, Dirjen mengarahkan kami untuk membuat laporan ringkas yang disampaikan langsung kepada menteri. Hingga saat ini kita masih menunggu informasi terkait hal itu,” jelasnya.

Selain itu, terkait dengan Pilwana dirinya menjelaskan, pemilihan wali nagari baru akan dilaksanakan setelah seluruh nagari persiapan sudah defenitif. Sehingga pilwana dapat dilaksanakan secara serentak di seluruh nagari yang ada.

Seterusnya, dalam rangka percepatan vaksinasi COVID-19 di Pasaman Barat, seluruh Pj Wali Nagari Persiapan beserta perangkat nagari harus didorong untuk aktif berpartisipasi dalam rangka mencapai target 75 persen pada akhir Desember mendatang.

“Perangkat nagari persiapan se Pasaman Barat harus berpartisipasi sukseskan vaksinasi COVID-19 dan upayakan capai target 75 persen di setiap wilayah masing-masing. Mari sama-sama kita mengajak masyarakat yang belum vaksin untuk segera melaksanakan vaksinasi,” pungkasnya. (wisnu utama)

Related posts