Pemkab Pasbar Mendukung BNNK dan Polres Berantas Narkoba di Pasaman Barat

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, PASAMAN BARAT – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Sumatera Barat (Sumbar) bersama BNNK dan unsur Forkopimda Pasbar memusnahkan barang bukti hasil tangkapan BNNK sebanyak 25 kilogram narkotika jenis ganja kering di halaman Kantor Bupati Pasbar, Senin (18/10/2021).

Bupati Pasaman Barat Hamsuardi mengatakan, pemerintah Kabupaten Pasaman Barat tetap berkomitmen mendukung BNNK dan Polres Pasaman Barat untuk memberantas peredaran narkotika di bumi mekar tuah basamo itu, dalam upaya menyelamatkan generasi muda Pasbar selaku ujung tombak maju mundurnya Kabupaten Pasbar dari barang haram tersebut.

Read More

“Kita akan senantiasa mendukung Polres dan BNNK Pasbar dalam upaya membasmi dan menindak tegas pelaku penyalahgunaan narkotika dibumi Pasbar ini tanpa pandang bulu,” ujarnya kepada awak media yang tergabung dalam Perkumpulan Jurnalis Online (AJO Pasbar), Selasa (19/10/2021) di kantor Bupati Pasbar.

Hamsuardi menambahkan, dalam upaya pemberantasan itu, dirinya meminta Kepala seluruh OPD, Camat, tokoh masyarakat dan ninik mamak agar dapat membantu dan bekerjasama dengan petugas dalam mengungkap pelaku penyalahgunaan narkoba dengan cara melaporkan kepada petugas apabila mengetahui adanya peredaran narkoba dilingkungan tempat tinggal.

“Diharapkan kerjasama yang baik dari unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, ninik mamak dan juga orang tua untuk dapat mengawasi anak-anaknya, serta melaporkan kepada petugas kalau mengetahui adanya peredaran narkoba dilingkungan tempat kita tinggal,” pinta Hamsuardi.

Disamping itu, Pemda Pasbar juga telah membuat sebuah program Nagari Bersih Narkoba (Bersinar) yang didukung melalui anggaran nagari. hal ini merupakan wujud bahwa Pemda Pasbar sangat mendukung dalam upaya pemberatasan peredaran narkotika hingga pelosok perkampungan yang ada di kabupaten Pasbar.

“Pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah daerah, Polri, TNI, BNN dan masyarakat. mari kita bersam kita perengi peredaran barang haram ini demi kemajuan bersama dan dalam upaya menyelamatkan generasi muda yang akan memimpin kabupaten ini kedepannya,” harap Hamsuardi.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kapolres Pasaman Barat AKBP M. Aries Purwanto mengatakan, pemberantasan narkotika bukan hanya tugas BNNK dan Polres saja namun tugas dan tanggung jawab semua pihak. Dampak dari narkoba selain membahayakan masyarakat banyak juga dapat mempengaruhi dan merusak generasi penerus bangsa.

“Kita juga memohon dukungan dari seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama memberantar peredaran narkoba di Pasaman Barat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BNNK Pasaman Barat Irwan Effenry menyebutkan, pihaknya akan terus berkomitmen dalam memberantas narkotika di Pasaman Barat. Tentunya hal ini, semua tidak terlepas dari adanya kerja sama dan sinergitas dukungan dari semua pihak.

“Hingga kini kita bersama BNN Provinsi Sumaera Barat sudah berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 50 kilogram narkotika jenis ganja kering dari kasus pengungkapan ganja di Tamiang Kecamatan Tanah Batahan Kabupaten Pasaman Barat. Dari tiga tersangka dan hari ini kita musnahkan sebanyak 25 kilogram ganja kering, sedangkan untuk 25 kilogram lagi kita jadikan barang bukti untuk dipersidangan nantinya,” terangnya.

Irwan menambahkan, tersangka dijerat dengan UU Narkotika nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

“Kepada masyarakat yang sadar akan bahaya narkoba untuk mendatangi BNNK Pasaman Barat untuk direhabilitasi, tetapi kalau bandar narkoba yang tak mau sadar maka kita akan komit untuk menegakkan sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Dalam kegiatan pemusnahan barang bukti Narkoba tersebut, juga dihadiri oleh Kabid Narkoba BNN Sumbar Kombes Pol Hendra, Forkopimda, Kepala OPD Pemkab Pasaman Barat, dah staf pada jajaran BNNK Pasaman Barat. (wisnu utama)

Related posts