Pemkab Pessel Raih Bantuan APBN Puluhan Miliar, Bupati Hendrajoni Pastikan Layanan Kesehatan Naik Kelas

  • Whatsapp

PAINAN – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan kembali mendapatkan perhatian besar dari pemerintah pusat di sektor kesehatan. Pada tahun anggaran 2026, Pemkab Pessel berhasil memperoleh bantuan dana pembangunan serta fasilitas alat kesehatan modern senilai puluhan miliar rupiah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Kesehatan RI.

 

Bantuan tersebut dipastikan akan memperkuat kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pengadaan alat kesehatan modern di sejumlah Puskesmas dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di berbagai wilayah Kabupaten Pesisir Selatan.

 

Berdasarkan data yang dihimpun, total anggaran pembangunan fisik yang dikucurkan mencapai Rp41,5 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan dan peningkatan fasilitas kesehatan strategis di daerah.

 

Adapun rincian bantuan pembangunan fisik tersebut yakni Labkesmas Ili Sago sebesar Rp20 miliar, Puskesmas Air Pura Rp10 miliar, Puskesmas Tapan Rp4 miliar, Puskesmas Air Haji Rp4 miliar, dan Puskesmas Sukantih sebesar Rp3,5 miliar.

 

Selain pembangunan fisik, Kementerian Kesehatan RI juga menyalurkan berbagai alat kesehatan modern untuk menunjang pelayanan medis di tingkat Puskesmas. Bantuan ini dinilai menjadi langkah konkret dalam mempercepat pemerataan layanan kesehatan di daerah.

 

Salah satu bantuan yang menjadi perhatian yakni enam unit kursi gigi atau dental chair yang akan ditempatkan di Puskesmas Tapan, Inderapura, Air Haji, Koto Baru, Salido, dan Pasar Baru Bayang.

 

Tidak hanya itu, seluruh Puskesmas di Kabupaten Pesisir Selatan juga mendapatkan bantuan alat Infan T-Piece yang digunakan untuk penanganan kegawatdaruratan bayi baru lahir.

 

Kemudian sebanyak 15 Puskesmas menerima bantuan alat Rotator Plate, sementara 13 Puskesmas lainnya memperoleh alat Laringoskopi atau Laring Scopy untuk menunjang tindakan medis.

 

Pemerintah pusat juga mengonfirmasi masih adanya sejumlah bantuan alat kesehatan lainnya yang saat ini sedang dalam proses pendataan dan akan segera dikirimkan ke Kabupaten Pesisir Selatan.

 

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menyampaikan rasa syukur atas dukungan besar pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor kesehatan di daerah tersebut.

 

Menurutnya, bantuan APBN tahun 2026 tersebut merupakan hasil dari komunikasi intensif dan sinergi yang terus dibangun Pemkab Pesisir Selatan bersama pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kesehatan RI.

 

“Alhamdulillah, bantuan APBN 2026 ini adalah buah dari kerja keras dan komunikasi intensif kita bersama pemerintah pusat. Dana pembangunan fisik dan bantuan alkes modern ini menjadi jawaban nyata atas kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan,” ujar Hendrajoni, Senin (25/5/2026).

 

Ia menilai pembangunan kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah, terutama dalam menghadirkan pelayanan yang merata hingga ke wilayah pelosok.

 

Hendrajoni menegaskan bahwa pemerataan fasilitas kesehatan dari wilayah utara hingga selatan Pesisir Selatan akan terus menjadi fokus utama selama masa kepemimpinannya.

 

Karena itu, ia meminta seluruh jajaran Dinas Kesehatan serta kepala Puskesmas penerima bantuan agar benar-benar menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal.

 

“Saya instruksikan kepada seluruh kepala Puskesmas dan tenaga medis, rawat dan manfaatkan alkes baru ini dengan baik. Jangan sampai ada alat canggih yang tidak digunakan. Semua harus dimaksimalkan untuk pelayanan masyarakat,” tegasnya.

 

Menurut Bupati, peningkatan fasilitas kesehatan di daerah diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat untuk berobat ke luar daerah karena pelayanan medis di Puskesmas akan semakin lengkap dan modern.

 

Ia juga memastikan Pemkab Pesisir Selatan akan terus melakukan pengawasan agar seluruh bantuan yang diterima dapat digunakan secara transparan, tepat sasaran, dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

 

Lebih lanjut, Hendrajoni menyebutkan bahwa bantuan yang diterima saat ini baru tahap awal, sebab pemerintah pusat masih menyiapkan tambahan alat kesehatan lainnya yang sedang dalam proses pendataan.

 

“Komitmen kita jelas, fasilitas kesehatan di Pesisir Selatan harus naik kelas demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera,” pungkasnya. (Ronal)

Related posts