MINANGKABAUNEWS.com, BUKITTINGGI – Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027. Berlangsung di Balairuang rumah dinas wali kota, Kamis (26/6/2026).
Kepala Bappelitbangda Kota Bukittinggi Ade Mulyani, mengatakan Musrenbang RKPD ini dilaksanakan untuk membahas prioritas daerah 2027 guna mendapatkan masukan dan saran untuk penyempurnaan rancangan RKPD Kota Bukittinggi 2027. Sehingga disepakati hal-hal yang nantinya menjadi prioritas pembangunan Kota Bukittinggi pada 2027.
“Pembahasan serta kesekapatan yang dicapai nantinya, juga meliputi penyelarasan program dan kegiatan pembangunan Kota Bukittinggi dengan sasaran dan prioritas pembangunan Provinsi Sumatra Barat dan Nasional, sesuai dengan tema rencana kerja yang telah ditetapkan,” kata Ade dalam keterangannya.
Ketua DPRD Kota Bukittinggi Syaiful Efendi, menegaskan, Musrenbang RKPD 2027 bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ruang partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi pembangunan.
“DPRD menjalankan fungsi representasi dengan memastikan kebutuhan masyarakat terakomodasi dalam kebijakan, melalui pokok-pokok pikiran yang menjadi landasan strategis agar program pembangunan tepat sasaran, berkualitas dan transparan,” sebutnya.
Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, menyampaikan RKPD 2027 merupakan tahun rencana ketiga dari pelaksanaan RPJMD Kota Bukittinggi Tahun 2025-2029.
Sesuai dengan tema rencanan pembangunan Kota Bukittinggi untuk tahun 2027, yakni “Transformasi Kota Terintegrasi Menuju Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas.”
Ramlan sebut Program pembangunan akan berfokus kepada serangkaian upaya yang saling terkait dan mendukung terhadap pengembangan kota, yang pada akhirnya akan memberi manfaat kepada peningkatan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Pertumbuhan ekonomi yang hendak dicapai adalah pertumbuhan ekonomi yang dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat yang tercermin melalui tingkat kemiskinan yang rendah dan rasio gini yang terjaga,” tuturnya.
Pihaknya berharap dengan kondisi tersebut, mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat Kota Bukittinggi. (*)






