Pemko Bukittinggi Serahkan 20.000 Bibit Buah-buahan Melalui Kelurahan dan KWT

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi melalui Dinas Pertanian dan Pangan serahkan 20.000 bibit buah buahan kepada masyarakat, melalui kelurahan dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Penyerahan secara simbolis oleh Wali Kota Bukittinggi di hamparan kelompok tani Ranjau Sakato, Bukit Apit Puhun, Selasa (5/7/2022).

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bukittinggi Melwizardi menjelaskan, terdapat tiga kegiatan yang dilaksanakan. Serah terima bantuan bibit buah-buahan dari BPDASHL Agam Kuantan secara simbolis kepada Pemerintah Kota Bukittinggi.

Read More

Selanjutnya diserahkan kepada masyarakat melalui camat dan lurah. Penyerahan bantuan uang dari dana alokasi khusus (DAK) Non Fisik untuk kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Pemberian Penghargaan kepada Penyuluh dan Kelompok Tani berprestasi tingkat Kota Bukittinggi.

“Ini merupakan salah satu hasil kebijakan wali kota untuk pengadaan bibit bagi masyarakat. Ini baru pembuka dan akan ada lagi bantuan yang akan diserahkan. Hari ini akan diberikan bantuan secara simbolis, untuk dimanfaatkan sesuai dengan proposal yang diserahkan, didukung oleh Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung (BPDASHL),” jelasnya.

Ia sebut, bantuan bibit buah-buahan dari BPDASHL Agam Kuantan diberikan sebanyak 20.000 bibit. Bantuan uang dari DAK Non Fisik untuk kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) diserahkan pada 11 KWT, penghargaan juga diberikan kepada Penyuluh Pertanian atas dedikasi dan semangat yang tinggi dalam memberikan penyuluhan dan bimbingan kepada petani dalam mengusahakan produk pertanian, peternakan dan perikanan.

“Terdapat 10 kategori ketenagaan dan kelembagaan yang dianugerahi penghargaan bidang pertanian dan perikanan,” sebut Melwizardi.

Kepala BPDASHL Agam Kuantan Murfida, mengapresiasi konsentrasi Wali Kota Bukittinggi dalam mengupayakan peningkatan ekonomi masyarakat melalui bidang pertanian. Dalam kunjungan ke persemaian Pintu Kabun beberapa waktu lalu, Wako mengajukan kerjasama untuk mengembangkan usaha jambu madu.

“Kami membuat bibit sebanyak 500.000 batang per tahun, di kawasan persemaian Pintu Kabun, untuk dibagikan gratis pada masyarakat. Bapak Wali Kota ingin meningkatkan ekonomi alternatif masyarakat melalui cocok tanam buah buahan,” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya pilih bibit jambu madu, yang dapat menghasilkan pendapatan yang luar biasa. Ada 20.000 batang disiapkan untuk masyarakat.

“Kami berharap, ini dapat dipelihara dengan baik, agar menghasilkan buah yang memiliki kualitas super,” terang Murfida.

Sementara itu Wali Kota Bukittinggi Erman Safar menyampaikan, Bukittinggi ini merupakan perkotaan yang lambat laun akan kehilangan lahan untuk pertanian. Namun, pemko akan terus berupaya meningkatkan ekonomi masyarakat melalui bidang pertanian.

“Bukittinggi harus punya satu ragam buah terkenal, sehingga dapat menjadi khas Bukittinggi. Kita akan coba tingkatkan ekonomi kerakyatan melalui kegiatan cocok tanam buah buahan. Satu pekarangan satu pohon jambu. Nanti melalui KWT dapat disosialisasikan kepada masyarakat, untuk memberi ilmu tentang cara menanam jambu yang baik dan benar,” ungkap Erman.

Tahun depan, kata Erman, Pemko akan mengupayakan lagi bantuan untuk menjadikan satu daerah di Pintu Kabun, menjadi kebun wisata durian petik sendiri.

“Kami minta 2000 batang durian. Sehingga pengunjung Bukittinggi memiliki experience berbeda saat berwisata ke kota ini,” tuturnya.

Related posts