Pemko Sawahlunto Gelar Tes SKD CPNS dengan Prokes Ketat

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, SAWAHLUNTO – Sejumlah 1.159 orang pendaftar CPNS Kota Sawahlunto mulai menjalani Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang diselenggarakan Selasa – Senin, 28 September sampai 04 Oktober 2021. Setiap harinya, seleksi dilaksanakan sebanyak 4 sesi, dengan jumlah peserta setiap sesi yakni 50 orang.

SKD CPNS Kota Sawahlunto kini untuk keduakalinya dilakukan langsung di Kota Sawahlunto, tepatnya di SMK Negeri 1 Sawahlunto.

Read More

Walikota Sawahlunto Deri Asta yang pada hari pertama SKD, Selasa 28 September 2021 meninjau langsung pelaksanaan SKD tersebut mengatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mendukung dan memfasilitasi dengan baik penyelenggaraan SKD CPNS itu.

“Kita sejak awal mempersiapkan ini dengan baik, teman – teman di BKPSDM saya pesankan agar menjaga betul proses SKD ini berjalan dengan baik. Jangan sampai kepercayaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada kita untuk menjadi penyelenggara SKD ini disia – siakan. Kita ingin ini dilanjutkan pada tahun mendatang SKD juga tetap bisa kita laksanakan di Sawahlunto, maka sekarang harus kita laksanakan dan jaga dengan baik,” ujar Walikota Deri Asta.

Walikota juga menekankan, bahwa Pemko melalui BKPSDM hanya membantu memfasilitasi penyelenggaraan, sedangkan untuk teknis pelaksanaan murni dilakukan oleh personel Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sehingga jika ada isu – isu yang mengatakan ada campur tangan Pemko maka bisa dipastikan tidak benar.

“Ini kan seleksinya dengan sistem komputer ya, juga sangat transparan. Mulai dari masuk ke ruangan ujian itu diperiksa, sampai ke soal itu setiap orang berbeda soalnya. Nanti setelah selesai juga langsung kelihatan nilai berapa yang didapat. Sama sekali tidak ada peluang permainan atau campur tangan panitia segala macam,” tegas Deri Asta.

Terkait peserta SKD yang mencapai lebih dari 1.159 orang tersebut, menurut Walikota Deri Asta turut memberikan multiplier effect (efek pengganda) ekonomi pada perekonomian masyarakat setempat. Sebab dengan ribuan peserta tersebut, selain berbelanja makanan – minuman, juga tidak sedikit yang menginap di sekitar lokasi SKD yakni di Talawi.

“Ini berkah tersendiri juga bagi masyarakat sekitar, ada seribu orang lebih peserta, banyak juga yang dari luar Sawahlunto. Mereka ini akan sarapan dan makan, katanya banyak juga yang menginap. Ini peluang ekonomi bagus, masyarakat sekitar bisa memanfaatkan ini dengan baik”, tutur Deri Asta.

Sementara, Kepala BKPSDM Sawahlunto Guspriadi melaporkan bahwa jumlah formasi CPNS yang dibuka Pemko Sawahlunto untuk penerimaan Tahun 2021 ini adalah formasi teknis dan P3K non guru sebanyak 80 orang. Sedangkan untuk P3K guru sebanyak 76 orang.

Sementara untuk penyelenggaran tes SKD CPNS ini pada masa pandemi Covid – 19, maka dalam pelaksanaan tes ini kami menerapkan standar protokol kesehatan (Prokes) secara ketat,” kata Guspriadi.(atra)

Related posts