Pemko Solok Siap Bantu Sukseskan JBT dan JBKP

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Kata Pemerintah, membengkaknya subsidi bahan bakar minyak mengharuskan dinaikanya harga bahan bakar minyak disetiap SPBU yang ada di Indonesia.

Naiknya harga bahan bakar minyak ini harus diiringi penyesuaian harga jual terhadap konsumen. Terutama harga bahan bakar minyak non subsidi jenis Pertamax dan Solar, bahkan pertalite juga ikut mengalami kenaikan.

Read More

Pemerintah beralasan naiknya harga minyak ini ditangan konsumen disebabkan naiknya harga minyak dunia akibat konflik yang terjadi dibelahan dunia lainya. Benar atau tidaknya hanya pemerintah dan Pertamina yang tahu.

Agar kenaikan harga bahan bakar minyak ini tepat sasaran dan tidak dinikmati oleh Pemiliki kenderaan mewah dan industri besar lainya, sales Brand Manager Rayon II Sumatera Barat Adwiaputra Arma, didampingi agen LPG 30 Kg Rama Denai dan Aganda Armen, menemui Walikota Solok Zul Elfian Umar, Rabu (7/9/2022), di Balaikota Solok.

Walikota Solok Zul Elfian Umar Didampingi Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setretariat Daerah Kota Solok Milda Murniati dan Kabag Prokomp Kota Solok Nurzal Gustim.

Dalam audiensi tersebut Wako menegaskan mendukung program pemerintah terkait JBT (Jenis Bahan Bakar Tertentu) dan JBKP (Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan) serta LPG 3 Kg bersubsidi.

“Kami mendukung program pemerintah dalam upaya penyaluran jenis Bahan Bakar Tertentu dan jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan) yakni pertalite, agar tepat sasaran,” kata Wako.

Kemudian, audiensi juga menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat Nomor : 500/463/Perek – KE/2022 tanggal 29 Juni 2022 Tentang JBT (Jenis Bahan Bakar Tertentu) dan JBKP (Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan) Pertalite dan LPG 3 Kg bersubsidi di Provinsi Sumatera Barat.

“Kami berharap program pemerintah ini bisa terlaksana dengan baik, terutama di Kota Solok. Kita semua harus berkerjasama agar program bahan bakar minyak bersubsidi tepat sasaran dan dinikmati oleh yang berhak,” tuturnya.

Related posts