Penanganan Covid-19 dengan Gerakan 5M, Ini Kata Veronika Cynthia Dewi, AMG

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Untuk penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dengan tetap menjalankan protokol kesehatan melalui gerakan 5M. Hal ini disampaikan Ahli Gizi, Puskesmas Nilam Sari, Veronika Cynthia Dewi, AMG di ruang kerjanya. Selasa (24/8/2021).

Menurutnya, protokol kesehatan itu dengan gerakan 5M itu dengan menjaga jarak. “Menjaga jarak ini kita harapkan minimal jaranknya 1,5 M,” ujarnya.

Read More

Veronika lebih lanjut mengatakan, memakai masker, saat sekarang ini, banyak dari masyarakat itu yang mengeluhkan sesak napas.

“Sebenarnya kalau kita memakai masker itu, tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga melindungi orang lain agar mereka tidak tertular dari droplet yang kita sebarkan.Kalau Virus ini berasal dari droplet berarti air ludah atau bersin yang menyebar di udara,” jelasnya.

“Kita juga mengharapkan masyarakat itu rajin mencuci tangan, bisa dengan hand sanitizer ataupun dengan sabun dibawah air yang mengalir. Ini bisa dilaksanakan setiap mereka beraktivitas misalnya mau memegang barang, mau makan dan habis berjabat tangan,” sambung Veronika lebih lanjut.

Ia menambahkan, kalau ibu-ibu yang menyusui, mau memegang balitanya, mau memegang anak dst. “Kita harapkan mereka itu rajin cuci tangan,” imbuh Veronika.

Kemudian juga menghindari kerumunan, ini sekarang yang agak susah karena masyarakat itu punya mobilitas, misalnya di Pasar, kalau acara-acara seperti pesta itu bisa diatur oleh Pemerintah. Tetapi diharapkan masyarakat tetap pakai masker, mudah – mudahan ini juga bisa nantinya mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid nineteen) ini.

“Kemudian kita mengharapkan mengurangi mobilitas, maksudnya, kalau tidak penting betul dirumah saja, tidak usah keluar, karena dengan dirumah, kita ikut menjaga kesehatan keluarga kita. Kalau kita sering keluar, mana tau tempat diluar itu banyak virus-virus menyebar nanti terkontaminasi dan dikhawatirkan kita akan membawa virus ke keluarga kita,” terang Veronika.

Untuk meningkatkan herd imunity. Sekitar 70% masyarakat kita sudah divaksin, bearti herd imunity masyarakat sudah bagus, yang nantinya akan bisa melawan penyebaran covid- 19.

Related posts