Penanggulangan Covid 19  “Sampai Kapan Indonesia Bisa Terlepas dari Pandemi?”

  • Whatsapp
Hayatul Nisa (Foto. Dok. Istimewa)

Oleh: Hayatul Nisa

Infeksi corona virus merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus corona dan menimbulkan gejala utama berupa gangguan pernapasan. Penyakit ini menjadi sorotan karena kemunculannya di akhir tahun 2019 pertama kali di Wuhan, China. Lokasi kemunculannya pertama kali ini, membuat coronavirus juga dikenal dengan sebutan Wuhan virus.  Selain China, corona virus juga menyebar secara cepat ke berbagai negara lain, termasuk Jepang, Thailand, Jepang, Korea Selatan, bahkan hingga ke Amerika Serikat.

Read More

Sudah hampir 2 tahun penanggulangan covid 19 di Indonesia, sampai saat ini masih belum terlesaikan. Perosalan kebijakan strategis sudah diarahkan oleh pemerintah pusat, namun secara taktis dan kebijakan per daerah masih belum bisa secara integral dilaksankan untuk penanggulangan. Masih tumpang tindih dan tak searah. Jalan keluar yang dilakukan oleh pemerintah adalah dengan upaya pencegahan, salah satunya dengan dilakukan vaksinasi untuk mencapai herd immunity.

Persentase yang masih kecil, dan adanya skeptisisme dari masyarakat terutrama yang di daerah yang menyebabkan mandeknya upaya oleh pemerintah. Persoalan dalam upaya pencegahan harusnya disupport penuh oleh pemerintah dengan lembaga penelitian dan pengembangan teknologi deteksi dan tracing covid. Kolaborasi pemerintah dan institusi lain seperti kepolisian dan masyarakat dan pemuda harus bisa sinergi dan searah.

Pengambilan kebijakan pusat dalam eksekusi diharapkan bisa lebih cepat, dan dilakukan pemetaan yang real time dan pemanfaatan digitalisasi dan big data. Sebagai alat untuk memudahkan pemetaan dan tracing Organisasi kepemudaan dan mahasiswa sebagai middle sector dan penengah antara masyarakat dan pemerintah mengambil peran penting, menerapkan fungsi dan peran mahasiswa. Sebagai agent of change, policy control, iron of stock, dan sebagai penyambung lidah rakyat.

HMI sebagai organisasi mahasiswa terbesar dan tertua dengan potensi 200 lebih cabang memiliki tanggungjawab dan peran vital dalam pengentasan pandemi. Organisasi intelektual dan terpelajar harus dapat menunjukkan eksistensi di masyarakat.. Solusi konkret yang dapat dilakukan adalah mengupayakan herd imunity secara cepat dan memberikan informasi kepada masyarakat bahwa covid adalah penyakit yang dapat diantisipasi dan mengurangi informasi yang negative  Membatasi diri untuk tetap tinggal di rumah dalam jangka waktu lama tentu menimbulkan banyak sekali akibat. Tujuan utama untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona memang tepat sasaran. Namun hal ini juga menimbulkan berbagai dampak negatif, terutama pada sektor perekonomian dan pendidikan di Indonesia. Banyak sekali kerugian yang dialami oleh industri besar, menengah maupun kecil yang berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi para karyawannya. Pada sektor pendidikan, kegiatan belajar-mengajar terpaksa harus dilakukan dengan menggunakan sistem daring.

Karna dampak covid 19 ini perekonomian turun sangat drastis yang mana mereka jualan tambah ada batasan waktu, sekarang sudah ada batasan waktu yang dibuat oleh pemerintah, alasan untuk memutus rantai covid 19, tapi itu sangat disayangkan bagi warga-warga kecil yang penghasilannya pas-pasan sekarang jadi malahan lebih kurang pendapatannya Kalau dalam pendidikan mahasiswa atau  mahasiswi,kuliah atau sekolah itu semuanya daring belum keseluruhan sekolah offline,karna kalau sekolah online bisa juga menimbulkan dampak negative nya,ya karna siswa tersebut ada yang malas-malasan ikut zoom. ada yang nggak serius buat tugas,ada yang main games ketika sekolah zoom berlangsung dan banyak kasus negative lainnya,

Kalau dalam sistem organisasi contohnya organisasi HMI dimana sistem perkaderan nya sudah sangat menurun karna adanya covid ini sebab untuk merekrut kader itu ketika perkuliahan dimulai dan melakukan kegiatan training itu sangat susah.

Saya sebagai masyarakat yang mempunyai harapan besar dan hak konstitusional sebagai negara sangat berharap covid ini cepat selesai dan bisa kembali seperti semula lagi dan saya ingin seluruh warga Indonesia untuk melakukan vasiknasi untuk mengurangi gejala virus covid 19 ini. (**)

Related posts