Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekola Terhadap Prestasi Siswa

  • Whatsapp
sekolah
Ilustrasi (foto: Dok. Istimewa)

Oleh: Abdul Hanif Kamil, Aulya Wulandari, DR. HJ. Demina, M.Pd

Dalam proses pendidikan yang berkualitas, mempersyaratkan kegiatan guru yang tentunya juga harus bernilai unggul. Semua komponen dalam proses belajar mengajar, materi, media, sarana dan prasarana, dana pendidikan tidak akan banyak memberikan dukungan yang maksimal atau tidak dapat dimanfaatkan secara optimal bagi pengembangan proses pembelajaran unggulan tanpa didukung oleh keberadaan guru yang secara terus menerus berupaya mewujudkan gagasan, ide dan pemikiran dalam bentuk perilaku dan sikap yang terbaik dalam tugasnya sebagai pendidik. Lebih lanjut dikemukakan bahwa guru merupakan unsur manusiawi yang sangat menentukan keberhasilan kependidikan.

Read More

Terwujudnya sekolah efektif akan dapat meningkatkan kualitas pendidikan sebagaimana diharapkan masyarakat bukanlah pekerjaan mudah dalam hal ini sejumlah aspek saling terkait, baik kepemimpinan kepala sekolah, iklim sekolah, kinerja para guru maupun sarana dan prasarana sekolah. Kinerja guru merupakan aspek penting dalam mewujudkan sekolah efektif.Dengan demikian aspek tersebut perlu mendapat perhatian jika ingin mewujudkan sekolah efektif.

Sekolah efektif dapat diwujudkan dengan berbagai upaya antara lain menciptakan suasana kerja yang harmonis dan kondusif dengan kata lain perlu kinerja guru yang baik, kepemimpinan kepala sekolah yang visioner dan transformasional, dalam hal ini mempunyai peran yang strategis. Terwujudnya sekolah efektif merupakan tanggung jawab dari kepala sekolah.Peran kepala sekolah dalam lingkungan kepala sekolah adalah sebagaimana manager,leader dan supervisor. Kepala sekolah dengan model kepemimpinannya diharapakan dapat mengembangkan dan mengubah bawahannya sesuai dengan nilai-nilai yang menjadi dasar filosofi, keyakinan, sikap, tradisi, prosedur dan harapan berkaitan dengan upaya peningkatan pelaksanaan dan perwujudan sekolah efektif. Diharapakan kepala sekolah dapat mewujudkan sekolah yang efektif yang bisa mengoptimalkan sumber daya yang ada.

Upaya untuk meningkatkan kinerja kepala sekolah dalam menjalankan fungsi kepemimpinan manajerial dan memperbaiki efektivitas sekolah, diperlukan pemahaman dan penguasaan kompetensi yang memperlihatkan bahwa kepala sekolah memiliki kemampuan dan orientasi dalam kompetensi kepemimpinan dan manajerial dimana kepala sekolah memiliki kemampuan merencanakan, mengorganisasikan, mengkomunikasikan, memotivasi bawahan, mengarahkan dan pengawasan (pengendalian) terhadap kegiatan sekolah dimana kepala sekolah berfungsi sebagai manajer.

Persoalan yang muncul dalam kepemimpinan kepala sekolah saat ini adalah belum adanya upaya peningkatan profesionalisme kepemimpinan manajerial secara dinamis dan terfokus pada kebutuhan (kemampuan dan keterampilan yang diperoleh masih bersifat alamiah melalui proses pengalaman manajerial rutin), kurangnya pelatihan-pelatihan khusus tentang pengelolaan sekolah. Tidak memahaminya tingkatan manajemen dan keterampilan yang dibutuhkan oleh kepala sekolah yaitu keterampilan konseptual (conceptual skill) yang dibutuhkan oleh manajer puncak keterampilan yang manusiawi (human skill) dan keterampilan teknis yang lebih banyak dibutuhkan oleh manajer operasional.

Padahal tuntutan dunia pendidikan modern adalah kepemimpinan yang memiliki wawasan manajerial strategik, di mana hasil-hasil yang dicapai mengarah dan memperhatikan adanya kepuasan pelanggan, efisiensi biaya, mendahulukan proses pembelajaran, pembangunan sekolah (balance scorecard) melalui optimalisasi kinerja kepala sekolah dan kepemimpinan manajerial kepala sekolah.

Keefektifan sekolah menuntut perubahan sikap dan tingkah laku dari seluruh komponen sekolah, baik kepala sekolah, guru maupun staf tata usaha, termasuk orang tua siswa dan masyarakat dalam memandang, memahami dan membantu sekaligus memonitoring dan mengevaluasi dalam pelaksanaan sekolah. Perubahan sikap dan tingkah laku tersebut akan dapat terjadi bila sumber daya sekolah yang ada dimanfaatkan dan dikelola secara optimal dan efektif oleh kepala sekolah selaku orang yang bertanggungjawab dalam pelaksanaan pendidikan di sekolah.
Menyadari betapa penting peningkatan mutu sekolah yang dapat dilihat dari indikator mutu masukan, mutu proses, mutu lulusan, dan biaya, maka sangat perlu didukung oleh kemampuan manajerial kepala sekolah guna peningkatan mutu pendidikan di sekolah tersebut. Dengan demikian kepala sekolah dapat menjalankan tugas dan fungsi dengan sebaik-baiknya serta memainkan peran yaitu sebagai pemimpin sekaligus manajer agar sekolah yang dipimpin menjadi lebih efektif. Sekolah efektif adalah sekolah yang mengorganisasikan dan memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki untuk menjamin semua siswa bisa mempelajari materi kurikulum yang esensial tanpa memandang ras, jenis kelamin, dan status sosial ekonomi.

Peran kepala sekolah dalam lingkungan kepala sekolah adalah sebagaimana manager, leader dan supervisor. Kepala sekolah dengan model kepemimpinannya diharapakan dapat mengembangkan dan mengubah bawahannya sesuai dengan nilai-nilai yang menjadi dasar filosofi, keyakinan, sikap, tradisi, prosedur dan harapan berkaitan dengan upaya peningkatan pelaksanaan dan perwujudan sekolah efektif. Diharapakan kepala sekolah dapat mewujudkan sekolah yang efektif yang bisa mengoptimalkan sumber daya yang ada.

Upaya untuk meningkatkan kinerja kepala sekolah dalam menjalankan fungsi kepemimpinan manajerial dan memperbaiki efektivitas sekolah, diperlukan pemahaman dan penguasaan kompetensi yang memperlihatkan bahwa kepala sekolah memiliki kemampuan dan orientasi dalam kompetensi kepemimpinan dan manajerial dimana kepala sekolah memiliki kemampuan merencanakan, mengorganisasikan, mengkomunikasikan, memotivasi bawahan, mengarahkan dan pengawasan (pengendalian) terhadap kegiatan sekolah dimana kepala sekolah berfungsi sebagai manajer.

REFERENSI
Arikunto, Suharsini.2001. Prosedur Peneltian. Jakarta: Rineka Cipta
Direktorat Profesi Pendidik. 2007. Instrumen Penilaian Kinerja Guru. Jakarta: Depdikbud
Hadi, Sutrisno.1982 Metodologi Research. Yogyakarta: UGM Press
Komariyah, Aan. 2006. Visionary Leadership Menuju Sekolah Efektif. Bandung: Bumi Aksara
Komariyah, Mulyati. 2009. Manajemen Pendidikan. Bandung: Alfabeta
Margono. 2007. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta
Mulyasa, Enco. 2003. Menjadi Kepala Sekolah Profesional Dalam Konteks Menyukseskan MBK dan KBK Bandung: Remaja Rodakarya
Nanang Fatah. 1996. Landasan Manajemen Pendidikan. Bandung: Remaja Rosda Karya

/* Penulis adalah Mahasiswa Prodi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, IAIN Batusangkar

 

 

Related posts