Pengaruh Lingkungan Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa

  • Whatsapp
Pengaruh Lingkungan Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa
Bima Junitri, Fattiah Maliya Ay, Dr.Hj. Demina.M.pd.

Oleh: Bima Junitri, Fattiah Maliya Ay, Dr.Hj. Demina.M.pd

Belajar merupakan kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dalam rangka untuk memiliki kompetensi dalam bentuk keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan. Belajar juga dapat dipandang sebagaisebuah proses dalam upaya pencarian makna yang dilakukan individu.Proses belajar pada dasarnya dilakukan untuk meningkatkan kemampuan atau kompetensi personal.. Dengan kata lain bahwa belajar merupakan suatu perubahan tingkah laku yang disebabkan oleh pengalaman-pengalaman atau latihan-latihan dan bukan disebabkan oleh pertumbuhan atau kematangan. Untuk mencapai keberhasilan belajar, tentu lingkungan adalah salah satu faktor penunjangnya. Ruanganserta lingkungan belajar yang nyaman dapat mempermudah siswa untuk lebih fokus dalam belajar.Dengan mempersiapkan lingkungan yang tepat, siswa akan mendapatkan hasil yang lebih baik dan dapat merasakan proses belajar yang dilakukan siswa. Lingkungan dalam artian umumadalah hal-hal atau sesuatu yang dapat berpengaruh terhadap perkembangan manusia.Berpengaruh dalam arti bermakna, dan berperan terhadap pertumbuhan serta perkembangan peserta didik.

Read More

Kita tahu bahwa setiap mahkluk hidup akan mengalami yang namanya belajar, apalagi lagi manusia itu sendiri.contohnya saja saat manusia yang baru lahir secara perlahan-lahan akan belajar untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Begitu juga jika kita contohkan pada peserta didik Tentu saja ia juga menginginkan agar perubahan yang terjadi dalam diri siswa tersebut adalah perubahan yang berencana dan bertujuan. Siswa akanbelajar dari suatu tujuan yang lebih dulu ia tetapkan, yaitu hasil belajar yang baik.

Dalam proses belajar seorang siswa akan otomatis berinteraksi dengan lingkungnnyaLingkungan dapat menyediakan rangsangan terhadap individu dan begitu juga sebaliknya individu memberikan respon terhadap lingkungan. Dalam proses interaksitersebut akanterjadi perubahan tingkah laku pada individu. perubahan yang positif dan negatif bisa terjadi karena adanya Perubahan tingkah laku. Untuk mendapatkan hasil belajar yang baik, tentuk memerlukan kondisi lingkungan belajar yang kondusif baik dapat dilihat dari lingkungan rumah, sekolah ataupun itu lingkungan masyarakat tentu akan menciptakan ketenangan dan kenyamanan siswa dalam belajarsehingga siswa lebih mudah mengerti dan mempelajari bahan atau materi belajar secara maksimal. Perlu di usahakan agar Lingkungan yang baik dapat memberi dampak yang positif terhadap anak atau siswa sehingga dapat belajar dengan sebaik-baiknya.

Sesuatu yang dapat menunjang kegiatan belajar peserta didik, serta menjadi sumber belajar yang berkaitan dengan prestasi belajar siswa disebut dengan lingkungan belajar.. Prestasi belajar yang tinggi merupakan kondisi yang diharapkan oleh setiap siswa.Karena banyak factor yang turut mempengaruhi prestasi belajar mengakibatkan tidak semua siswa mampu memenuhi kondisi yang diharapkan.Lingkungan belajar menjadi faktor eksternal yang dapat mempengaruhi perkembangan dan memberikan pengaruh bagi siswa dalam proses belajarnya. Perlu di perhatikan terhadap kenyaman dan ketenangan lingkungan agar perhatian dapat terpusat pada pelajaran, bukan hanya terfokus pada fasilitas saja.

Lingkungan pendidikan atau lingkungan belajar dapat dibedakan menjadi tiga golongan antara lain: lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat.keberhasilan prestasi belajar anak didik tidak terlepas dari interaksi yang mendukung di Lingkungan belajar.Lingkungan keluarga menjadi pusat pendidikan yang utama dan pertama, tetapi juga dapat menjadi faktor kesulitan belajar.Lingkungan keluarga terdiri dari tiga faktor yaitu: faktor orang tua, suasana rumah tangga atau keluarga, dan keadaan ekonomi keluarga.Dalam lingkungan keluarga Anak yang lahir berada dalam pemeliharaan orang tua.Orang tua tidak hanya berperan sebagai pendidik, pemeliharaan, pengasuh, pembimbing, maupun sebagai guru dan pengasuh anak-anaknya.Akan tetapi, Orang tua menjadi contoh terdekat bagi anaknya.Tanpa disadari anak akan menirukan segala perbuatan yang dilakukan.Oleh karena itu sikap orang tua yang bermasalah harus dihindari.Perkembangan belajar anak juga perlu diperhatikan oleh orang tua, karena hubungan orang tua dengan anak sangat berpengaruh dalam kemajuan belajar anak.

Lingkungan yang kedua adalah lingkungan sekolah.Sekolah merupakan lembaga pendidikan formal yang memungkinkan sesorang meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan bakat yang dimilikinya.Dikatakan sebagai pendidikan formal karena diadakan di sekolah atau di tempat tertentu dan mempunyai jenjang mulai dari pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi (UndangUndang Republik Indonesia No.20 Tahun 2003) tentang system pendidikan nasional Bab VI pasal 41.Lingkungan belajar yang ketiga adalah lingkungan masyarakat.Masyarakat merupakan lapangan pendidikan yang luas dan meluas yaitu hubungan antara dua orang tua atau lebih yang tak terbatas Didalam lingkungan masyarakat perlu adanya pendidikan dasar yang bertujuan untuk mengembangkan sikap dan kemampuan serta memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar yang diperlukan untuk hidup.

Lingkungan sekolah memiliki peran penting untuk meningkatkan hasil belajar siswa.Karena keluarga saja tidak bisa hanya mendidik anakakan tetapi, anak membutuhkan wadah untuk mengembangkan potensinya yaitu sekolah.Adanya sekolah, akan memperluas pengetahuan siswa. Sekoalh juga tidak terlepas dari dukungan orangtuaSekolah dapat menciptakan suasana kondusif bagi proses pendidikan asalkan manajemen sekolah dikembangkan dengan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang baik.

Sekolah sebagai sistem terbuka, sebagai sistem sosial, dan sekolah sebagai agen perubahan, bukan hanya harus peka terhadap penyesuaian diri, melainkan seharusnya pula dapat mengantisipasi perkembangan-perkembangan yang akan terjadi dalam kurun waktu tertentu. Perubahan yang begitu cepat dalam kehidupan masyarakat merupakan akibat dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta macam-macam tuntutan kebutuhan dari berbagai sektor sangat berpengaruh terhadap kehidupan sekolah.

Proses belajar mengajarberlangsung di dalam kelas. Belajar itu sendiri artinya proses pembelajaran perilaku berkat pengalaman dan latihan. Atau dengan kata lain, melakukan kegiatan untuk perubahan tingkah laku baik yang menyangkut pengetahuan, keterampilan, sikap bahkan meliputi segenap aspek pribadi.Tanggungjawab guru meliputi Kegiatan belajar mengajar mengorganisasikan pengalaman belajar menilai proses dan hasil belajar.

Masyarakat juga salah satu lingkungan pendidikan yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan pribadi seseorang.Hal yang akan mewarnai keadaan masyarakat seperti Pandangan hidup, cita-cita bangsa, sosial budaya, dan perkembangan ilmu pengetahuan. Anak mendapat pendidikan Di lingkungan masyarakat.lembaga ketiga yang ikut tanggung jawab dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa adalah Masyarakat.

Melalui pendidikan di masyarakat, anak akan dibekali dengan penalaran dan keterampilan.Pendidikan di masyarakat sering dijadikan sebagai upaya mengoptimalkan perkembangan diri.Partisipasi masyarakat membantu pemerintah dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa sangat diharapkan. Masyarakat berperan penting dalam mencapai tujuan pendidikan nasional. Peranan masyarakat dengan menyelenggarakan pendidikan di dalam sistem pendidikan nasional disebut pendidikan kemasyarakatan.

Ada beberpa faktor yang dapat mempengaruhi prestasi belajar yang dicapai siswa diantaranya dua faktor, yaitu faktor intern yang berasal dari siswa itu sendiri, dan faktor ekstern yang berasal dari luar diri siswa tersebut.Pertama, Faktor dari dalam diri siswa.terutama adalah kemampuan yang dimilikinya.Faktor kemampuan siswa besar sekali.Clark mengemukakan bahwa hasil belajar siswa di sekolah 70% dipengaruhi oleh kemampuan siswa dan 30% dipengaruhi oleh lingkungan. Selain faktor kemampuan siswa, juga ada faktor lain seperti motivasi belajar, minat dan perhatian, sikap dan kebiasaan belajar, faktor fisik dan psikis.

Adanya pengaruh dari dalam diri siswa, merupakan hal yang logis dan wajar.Sebab hakikat kegiatan belajar merupkan perubahan tingkah laku yang diniati dan disadari.Siswa harus merasakan adanya kebutuhan untuk belajar dan berprestasi.Kedua, Faktor dari luar atau faktor lingkungan Faktor dari luar yang mempengaruhi hasil belajar adalah kualitas pengajaran.Kulaitas pengajaran merupakan timggi rendahnya atau efektif tidaknya proses belajar mengajar dalam mencapai tujuan.

Sedangkan menurut caroll hasil belajar siswa dipengaruhi oleh 5 faktor, yaitu: bakat belajar, waktu yang tersedia untuk belajar, waktu yang diperlukan siswa untuk menjelaskan pelajaran, kualitas pengajaran dan kemampuan individu.para guru, staf administrasi dan teman-teman sekelas merupakan Lingkungan sekolah yang dapat mempengaruhi semangat belajar siswa.Para guru yang dapat menunjukkan sikap dan perilaku yang simpatik, contohnya rajin membaca dan berdiskusi dapat menjadi daya dorong yang positif bagi kegiatan belajar siswa.Teman-teman yang rajin belajar dapat mendorong seorang siswa untuk lebih semangat dalam kegiatan belajarnya.

Faktor mempengaruhi lingkungan sekolah yaitu pertama, Lingkungan fisik sekolah seperti sarana dan prasarana belajar, sumber-sumber belajar, dan media belajar.KeduayaituLingkungan sosial yang menyangkut soal hubungan siswa dengan teman-temanya, guru-gurunya, dan staf sekolah yang lain. Dan yangKetiga, Lingkungan Akademis yaitu suasana sekolah dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dan berbagai kegiatan kokurikuler.

Lingkungan sekolah juga berkaitan dengan metode mengajar guru, kurikulum, relasi guru dengan siswa, relasi siswa dengan siswa, disiplin sekolah. Lingkungan sekolah meliputi keadaan lingkungan sekolah, suasana sekolah, keadaan gedung, masyarakat sekolah, tata tertib dan fasilitas-fasilitas sekolah.Lingkungan sekolah juga memegang peranan penting bagi perkembangan belajar para siswanya.Lingkungan ini meliputilingkungan fisik sekolah seperti lingkungan sekitar sekolah, sarana dan prasarana belajar yang ada, sumber-sumber belajar dan media belajar dan sebagainya.

Menurut Slameto (2010: 72) yang menyebutkan bahwa lingkungan belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa.Selain faktor dari dalam diri siswa, faktor dari luar diri siswa juga mempengaruhi prestasi belajar siswa di sekolah.Faktor ekstern (luar) siswa juga memberikan pengaruh pada prestasi belajar siswa.Kesadaran orang tua tentang pentingnya pendidikan tercermin dalam perhatian yang berupa dukungan belajar bagi anak atau siswa. Siswa yang mendapat dukungan belajar dari keluarganya akan mempunyai semangat belajar yang tinggi sehingga bisa menghasilkan prestasi belajar yang baik. Suasana sekolah dan teman sekelas yang membangkitkan semangat belajar siswa serta masyarakat yang peduli pada kegiatan belajar siswa di luar sekolah akan membuat prestasi belajar siswa meningkat.

Sedangkan Bret Allen Taylor (2004: 10) yang meneliti tentang lingkungan belajar juga menemukan hasil yang serupa, lingkungan belajar akan berpengaruh terhadap prestasi belajar. Lingkungan belajar yang kondusif akan memberikan pengaruh positif terhadap prestasi belajar sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Adapaun Ly dan Malone (2010: 367) melakukan studi lingkungan belajar di sekolah menengah negeri daerah Sydney barat memperoleh hasil bahwa ada hubungan antara lingkungan belajar dengan prestasi belajar.Terdapat indikasi hubungan postif antara lingkungan belajar yang kondusif dengan prestasi belajar yang dicapai.

Jadi lingkungan sekolah merupakan lingkungan yang berpengaruh kedua setelah lingkungan keluarga, dan adapun keberhasilan proses pembelajaran tidak khanya ditentukan oleh sebuah proses atau lingkungan sekolah saja melainkan lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat juga menjadi faktor penunjang keberhasilan tersebut. (*)

/* Penulis adalah Mahasiswa IAIN Batusangkar, Jurusan Manajemen Pendidikan Islam
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.

Related posts