Penghentian safari Ramadhan di Pessel, Ini Penjelasanya

  • Whatsapp
foto: Gerbang Perbatasan Pessel

PESSEL, –┬áPemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat menghentikan agenda Safari Ramadhan 1442 Hijriah/2021 Masehi. Penghentian safari Ramadhan, tidak terkecuali agenda reguler, namun juga agenda khusus.

“Ya, tim Safari Ramadhan khusus Bupati dan Wakil Bupati yang telah dijadwalkan akan turun, itu dihentikan. Penghentian itu berdasarkan hasil rakor dengan Mendagri dan surat edaran Mendagri sejak 4 Mei 2021 lalu,” ungkap Kabag Kesra Setdakab Pessel, Yolly Aang Sofria pada Wartawan.

Selain Safari Ramadhan, menurut Yolli kegiatan Open House yang biasa dilakukan di Rumah Dinas Bupati dan Wakil Bupati tahun ini juga kembali ditiadakan. “Ya begitu perintah edarannya, termasuk kegiatan buka bersama,” terangnya.

Pelarangan itu berdasarkan surat edaran Mendagri nomor 800/2784/SJ tentang Pelarangan Kegiatan Buka Bersama pada Bulan Ramadhan dan Kegiatan Open House/ Halal Bi Halal pada Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 Masehi.

Surat tersebut diterbitkan 4 Mei 2021 ditujukan kepada Gubernur, Bupati dan Walikota seluruh Indonesia. Karena mencermati terjadinya peningkatan kasus penularan Covid-19 khususnya pada Hari Raya Idul Fitri 2020 yang lalu serta pasca libur Natal dan Tahun Baru 2021.

“Perlu dilakukan antisipasi pelaksanaan kegiatan selama Bulan Ramadhan 1442 H/Tahun 2021 dan menjelang perayaan, saat, pasca Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021,” tegas Mendagri Muhammad Tito Karnavian dalam surat edarannya.

Terpisah Kabag Humas dan Protokoler Pessel dan sekaligus Jubir Penanganan Covid Pessel, Rinaldi mengungkapkan hal yang sama. Keputusan itu juga dikeluarkan dalam rapat mendagri dengan gubernur, bupati dan walikota serta Forkopimda secara virtual, Senin (3/5) lalu.

“Benar, keputusan untuk menghentikan kegiatan Tim Safari Ramadhan setelah mencermati kasus Covid 19 yang cenderung meningkat di berbagai wilayah di Indonesia,” terangnya.

Lanjutnya, karena adanya situasi dan kondisi tersebut, maka pemerintah melakukan berbagai langkah pencegahan, termasuk Safari Ramadhan dan kegiatan lainnya untuk menekan laju penularan Covid 19.

“Dan peningkatan kasus Covid-19 juga terjadi di Pesisir Selatan yang kini jumlah pasien positif Covid 19. Berdasarkan data terakhir beberapa hari lalu sebanyak 1.532 orang. Sementara pasien yang sembuh 1.393 orang dengan meninggal dunia 46 orang,” tutupnya

Related posts