MINANGKABAUNEWS.com, PADANG – Direktur RSUD dr. Rasidin Kota Padang, dr. Desy Susanty, M.Kes., menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya pasien pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang sempat berkunjung ke IGD rumah sakit tersebut. Kami menegaskan bahwa seluruh tenaga medis senantiasa berupaya memberikan pelayanan terbaik dan tidak menghendaki kejadian yang tidak diinginkan seperti ini.
Berikut klarifikasi resmi terkait kasus tersebut:
1. Prosedur Pelayanan yang Dilakukan
Pasien tiba di IGD RSUD dr. Rasidin dengan keluhan batuk. Tim medis telah melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik secara menyeluruh. Berdasarkan hasil evaluasi saat itu, pasien direkomendasikan untuk rawat jalan dan disarankan kontrol ke Puskesmas pada keesokan harinya.
2. Tidak Ada Penolakan terhadap Pasien
RSUD dr. Rasidin menjamin tidak pernah menolak pasien, termasuk pemegang KIS. Seluruh pasien yang datang ke IGD telah dilayani sesuai dengan standar prosedur operasional.
3. Evaluasi dan Peningkatan Layanan
Sebagai bentuk tanggung jawab, kami akan melakukan evaluasi internal guna meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk koordinasi dengan fasilitas kesehatan terkait.
Kami menyadari kejadian ini menimbulkan keprihatinan di masyarakat. Oleh karena itu, RSUD dr. Rasidin terbuka untuk berdialog dengan keluarga pasien, tokoh masyarakat, dan pihak terkait guna terus memperbaiki layanan kesehatan.
Atas nama seluruh keluarga besar RSUD dr. Rasidin, kami kembali menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga yang berduka.
Hormat kami,
Direktur RSUD dr. Rasidin
dr. Desy Susanty, M.Kes.


