Pentingnya Cyber Public Relations Sebagai Hard Skill

  • Whatsapp
Cyber Public Relations
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)

Oleh: Saskia Puja Anelia

Publik Relations (PR) atau hubungan masyarakat (Humas) merupakan suatu kegiatan atau aktivitas yang dilakukan oleh organisasi dalam melakukan komunikasi kepada publiknya. Salah satu dari kegiatan kehumasan pada era modern pada saat sekarang ini adalah aktivitas Cyber Public Relations atau yang dikenal dengan Cyber PR. Cyber dalam bidang PR sangat berhubungan dengan perkembangan teknologi dan informasi. Dalam segala aspek bidang, seperti pada perusahaan dan pemerintahan, penggunaan internet dianggap sangat penting oleh Humas untuk menyebarkan informasi yang berhubungan dengan instansi tersebut. Salah satu media yang digunakan dalam menunjang kegiatan Cyber Public Relations adalah media yang saat ini mudah diakses dalam penggunaannya yaitu media sosial. Saat ini media sosial merupakan sebuah media baru bagi masyarakat untuk berbagai keperluan. Jika ditelusuri dari asal katanya, media sosial berasal dari dua kata yaitu media yang dapat diartikan sebagai medium atau wadah dan sosial yang berarti masyarakat. Dari arti kata tersebut, dapat dijelaskan bahwa media sosial adalah wadah sebagai peluang semua orang yang dapat berinteraksi layaknya di dalam sebuah masyarakat melalui medium perantara internet. Instagram, Facebook, Twitter dan Website merupakan satu dari banyaknya media sosial yang sangat populer untuk saat sekarang ini.

Read More

Indonesia dengan kategori negara maju berdasarkan kantor perwakilan dagang Amerika Serikat di Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO mengeluarkan Indonesia dari daftar negara berkembang sejak 10 Februari 2020. Indonesia dianggap sudah menjadi negara maju dalam dunia perdagangan. Dengan kategori era modern seperti saat sekarang ini, kehumasan sudah menerapkan PR 4.0. Era ini dimaksudkan dimana artificial intelligence (AI) dan kehadiran era big data. Dampak dari fenomena PR 4.0 belum seutuhnya tampak, namun pada realitanya robot sudah bisa menulis artikel di media dan membantu mencari bahan referensi yang dibutuhkan user. Perkembangan ini juga terlihat dalam menyebarkan informasi secara online dengan cepat. Dengan kata lain, internet sangat membantu industri komunikasi yang memunculkan berbagai inovasi. Begitupun dengan peran public relations yang semakin berkembang di Indonesia ini menuntut mereka untuk menambah kekuatan melalui media online. Melalui media inilah suatu bentuk public relations baru terbentuk, yang disebut dengan Cyber Public Relations (Cyber PR). Cyber PR adalah era revolusi industri 4.0 yang mana menyajikan kecanggihan dan kemutakhiran teknologi dari Internet of Things (IoT), Big data, Artificial Intelligence (AI) human-machine interface, Cloud, Computer Quantum, Robot, 3D printing, hingga Mixed Reality. Karena publik yang semakin luas dan tak terbatas Public Relations yang modern adalah mereka yang dapat memanfaatkan internet terutama media sosial yang saat ini banyak digemari oleh masyarakat sebagai media utama dalam penyampaian pesan.

Kehadiran teknologi tersebut, membuat informasi akan lebih cepat disebarluaskan kepada masyarakat. Terlebih pada saat ini, masyarakat tidak pernah lepas dari teknologi. Sebab, laju perkembangan zaman membuat masyarakat harus terbiasa dengan perubahan-perubahan yang terjadi untuk memudahkan para pengguna nya. Begitupun dengan era digital ini, PR dituntut untuk memiliki keahlian multi-disiplin. Semakin berkembangnya penggunaan media digital maka PR turut andil dalam menguasai perkembangan tersebut. Penggunaan media digital menjadi salah satu senjata paling ampuh untuk publik dalam menyalurkan opini, berbagi informasi, dan hiburan. Hal ini mempengaruhi perkembangan pengetahuan dan kehidupan masyarakat dengan internet. 

Keberadaan internet tentunya mengubah cara Humas dalam menyampaikan informasi. Humas melalui internet memiliki peranan yang lebih luas dan besar dibandingkan kegiatan humas di dunia fisik, tanpa adanya perantara seperti wartawan maupun media cetak. Melalui internet, Humas tentunya diharapkan dapat memberikan pelayanan yang optimal melalui informasi-informasi yang menarik seperti berbagai kegiatan serta program yang diadakan oleh pihak pemerintah terkait. Tidak hanya bidang kesehatan, bisnis, pariwisata, pendidikan, keagamaan, namun bidang pemerintahan juga membutuhkan media sosial yang berperan dalam penyebaran informasi bagi masyarakat luas. Banyaknya pengguna media sosial, mulai dari Facebook, Instagram, Website, Twitter dan WhatsApp yang penggunanya banyak menghabiskan banyak waktu di aplikasi tersebut. Kehidupan sosial yang kini telah banyak dilakukan secara online membuat banyak instansi turut mengikuti perkembangan zaman. Mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, perusahaan, hingga pelayanan pemerintahan yang harus memaksimalkan penggunaan media sosial sebagai modal untuk menjangkau lebih luas publik sasarannya. 

Ketika berbicara mengenai hubungan pemerintahan dengan masyarakat, akan sangat lengkap bila dikaitkan dengan konsep komunikasi. Dimana, komunikasi merupakan alat yang digunakan untuk memberikan informasi kesehatan kepada publik. Humas harus bisa mengoptimalkan diri dalam melayani publik untuk memahami informasi yang diberikan.  Dalam melakukan tugas Humas secara online, instansi dapat menentukan dan memilih platform apa saja yang bisa digunakan untuk penyebaran informasi, pelayanan, dan peningkatan citra instansi tersebut. Instansi dapat memilih media yang bisa digunakan seperti Instagram, Website, Twitter dan Facebook. Hal yang harus diperhatikan adalah bagaimana Humas dapat mengelola dan memaksimalkan media tersebut.

Ketika kita melihat studi kasus pada saat ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang terkena wabah Covid-19. PR sangat dibutuhkan dalam melakukan perannya. Contohnya seperti PR berupaya mengajak masyarakat untuk melakukan program berupa vaksin yang dijelaskan dapat meningkatkan kekebalan tubuh serta mencegah mutasi baru dari Covid-19, disuntikkan kepada masyarakat dan telah melalui serangkaian pengujian ketat, sehingga dipastikan aman. Dalam kasus ini, peranan Public Relations dari Pemerintah, TNI/Polri, Rumah Sakit, Perusahaan Swasta dll, dalam perspektif ilmu komunikasi harus dapat mengajak masyarakat untuk melakukan vaksin melalui komunikasi persuasif melalui penyebaran informasi di berbagai media online. Problem solving nya yaitu wabah Covid-19. PR harus mampu memecahkan masalah melalui program yang dirancang serta memikirkan bentuk penyebaran informasi program tersebut. Pada saat ini, jumlah vaksinasi telah mencapai 157.707.427 dosis pada 11 oktober 2021 yang dapat dilihat pada web Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang telah memunculkan peningkatan. Capaian vaksinasi merupakan usaha maksimal pihak TNI/Polri, Pemerintah Daerah, BUMN, serta pihak Swasta yang membantu. Public Relations dari berbagai instansi. Saat ini dapat disimpulkan PR menjalankan peranannya dengan sangat baik, hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan masyarakat yang melakukan vaksinasi pada media online. Untuk itu, Cyber Public Relations sangat penting dikuasai oleh PR/Humas sebagai bentuk hard skill di berbagai instansi.  (*)

/* Penulis adalah Mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Andalas.

Related posts