Peran Penting e-Commerce Bagi UMKM Saat Pandemi

  • Whatsapp
e-commerce
Ilustrasi (Foto: Dok. Istemewa)

Oleh: Alikha Lavathihah

Saat ini hampir segala aktivitas ketergantungan dengan teknologi. Apalagi teknologi digital yang semakin canggih diciptakan oleh manusia. Guna dari teknologi diciptakan tentu untuk membantu kegiatan manusia dalam sehari – hari, salah satunya dalam bidang ekonomi yaitu UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah). Teknologi digital tidak hanya digunakan untuk komunikasi dan mencari informasi saja, tetapi dalam perekonomian teknologi digital saat ini menjadi profit utama.

Read More

Seluruh dunia sekarang berusaha untuk bangkit melawan sebuah virus yaitu covid-19. Banyak yang merasa kesulitan dan kesedihan saat ini, salah satunya yaitu mengalami krisis ekonomi terutama di Indonesia. Saat dilakukannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), dampaknya sangat berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat Indonesia, terutama bagi para UMKM. Mayoritas saat ini UMKM banyak didirikan oleh para remaja seperti pelajar dan mahasiswa. Apalagi bagi yang merantau, tentu dengan mendirikan UMKM membantu keuangan mereka selama berpisah dari keluarga. 

Awal dilakukannya PSBB, segala mobilitas yang dilakukan masyarakat tidak diperbolehkan, dan dialihkan untuk melakukannya dirumah saja, dengan istilah WFH ( Work From Home). Hal tersebut membuat masyarakat menjadi kesulitan dalam ekonomi, seperti para UMKM, penjual bahan pokok di pasar, toko pakaian, kuliner, dan lainnya. 

Krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 sangat dirasakan oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Berbeda pada saat krisis moneter tahun 1998 dimana UMKM yang menjadi penyelamat ekonomi nasional. Namun pada saat pandemi Covid-19 sekarang, justru UMKM yang sangat terdampak. Dampak tersebut mengakibatkan banyak tenaga kerja yang harus dirumahkan. 

Pada pertengahan abad ke-21, perkembangan teknologi informasi dimanfaatkan secara serius oleh masyarakat. Setidaknya di Indonesia, pemanfaatan teknologi informasi dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan bisnis, termasuk jual beli secara online (e-commerce). Sejauh ini, penggunaan layanan e-commerce telah meningkat secara signifikan. E-commerce sendiri merupakan suatu kegiatan aktivitas penyebaran, penjualan, pembelian, pemasaran produk (barang dan jasa), dengan menggunakan jaringan internet. Walaupun pembeli tidak bertemu langsung dengan si penjual, tetapi transaksi tetap berjalan dengan lancar. Hanya dengan menggunakan ponsel kita sudah bisa berbelanja dengan jarak jauh tanpa harus pergi ke tempatnya langsung. Jadi peran e-commerce disini sangat membantu dan mempermudah dalam melakukan belanja online. Mungkin masih banyak yang merasa ragu saat melakukan belanja online, karena tidak melihat barangnya secara langsung, transaksi e-commerce boleh melakukan pembayaran di tempat (COD), yaitu saat barang pesanannya telah tiba. 

E-commerce kini sudah makin dikenal dikalangan masyarakat. Dengan adanya e-commerce membuktikan bahwa teknologi yang telah berkembang pesat memberikan nilai positif untuk memperlancar efektivitas pekerjaan masyarakat. E-commerce bisa menjadi peluang besar bagi UMKM untuk mengembangkan bisnisnya serta dalam melakukan strategi marketing di bidang digital yang sangat berpengaruh sekali, sehingga produk lokal dari UMKM berpeluang menembus ekspor. Pemanfaatan e-commerce ini dapat dilakukan untuk memperluas akses pasar, membuat lapangan pekerjaan serta bisa memberikan dampak positif bagi berbagai sektor pendukung bisnis e-commerce lainnya yang dapat memberikan kontribusi bagi percepatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Namun, bagi pendiri UMKM harus melakukan inovasi dalam menciptakan suatu produk yang berkualitas serta mampu bersaing dengan yang lainnya, lalu dipasarkan melalui e-commerce. Seperti memperhatikan kualitas produk, tampilan produk untuk daya tarik, dan lainnya. Jika hal tersebut dilakukan maka akan mendorong minat konsumen untuk membelinya.

Berjualan menggunakan e-commerce tentu harus mempersiapkan strategi marketing secara online. Sebagus apapun produk yang akan dijual tapi tidak melakukan promosi, orang tidak akan tahu dengan produk kita. Maka dari itu, perlunya menyusun strategi marketing untuk melakukan promosi seperti membuat iklan berupa video ataupun gambar, mengadakan promosi, dan lainnya.

  Selain itu juga harus memperhatikan pengelolaan administrasi dengan baik. Perlunya dilakukan pengembangan website dan e-commerce sebagai wadah untuk promosi dan pemasaran produk, sehingga akan meningkatkan jumlah penjualan dan meningkatkan pendapatan yang pada akhirnya akan mengembangkan UMKM. Teknologi digital bisa dimanfaatkan untuk peluang bagi UMKM menembus pasar internasional. Dalam perkembangannya teknologi akan semakin murah juga membuka peluang bagi UMKM untuk menggunakan e-commerce bagi operasional perusahaan.

Banyak manfaat dari e-commerce untuk pengembangan UMKM, namun bukan berarti tidak ada kendala. Salah satu kendala bagi pengusaha adalah masih rendahnya penguasaan teknologi dan keengganan untuk mengoptimalkan penggunaan e-commerce dalam bisnisnya. Banyak orang merasa bingung dengan teknologi dan kurangnya inisiatif untuk mempelajari teknologi baru bagi mereka. Padahal, pelaku UMKM perlu aktif mempelajari teknologi baru untuk mengembangkan usahanya. Selain itu, persebaran infrastruktur teknologi informasi yang tidak merata di berbagai daerah dan terbatasnya jaringan internet terutama di daerah pelosok Indonesia membuat UMKM daerah sulit untuk masuk ke e-commerce. Diperlukan keseriusan pemerintah untuk secara bertahap membangun infrastruktur yang baik dan mulai memperkenalkan Internet kepada masyarakat di pelosok Indonesia.

Isu penting berikutnya menyangkut keamanan data pribadi. Marketplace dan situs e-commerce lainnya sering meminta data pribadi pelanggan. Diperlukannya aturan yang lebih ketat untuk mengatur agar marketplace bisa lebih bertanggung jawab atas data pribadi pelanggan dan untuk pencegahan terjadinya disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. 

Keamanan transaksi jual beli online masih menjadi permasalahan utama. Masih banyak penipuan belanja online yang membuat masyarakat ragu untuk bertransaksi secara online. Marketplace besar seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak dan Lazada tentunya menjadi media transaksi online yang terpercaya dan bertanggung jawab. Namun, tidak ada perlindungan konsumen atas transaksi yang dilakukan oleh pelaku usaha dengan menggunakan media sosial atau website pribadi. Masyarakat harus pandai memilih toko online yang dipercaya.

Jadi, untuk mengatasi kendala tersebut tentunya diperlukan kerjasama antara pemerintah, praktisi e-commerce, penjual, dan dukungan masyarakat. E-commerce sendiri tentu memiliki dampak positif dan negatif, kita sebagai masyarakat harus cerdas dalam menggunakannya. Apalagi teknologi akan terus berkembang, tidak rugi jika kita mempelajari mengenai teknologi digital ini. Tentunya diharapkan e-commerce akan mempercepat kemajuan UMKM Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. (*)

/* Penulis adalah Mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Universitas Andalas.

Related posts