Percepat Vaksinasi Penanggulangan Covid 19, Bupati Pasaman Keluarkan Surat Edaran

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, PASAMAN — Upaya mempercepat langkah vaksinasi Covid 19 Bupati Kabupaten Pasaman H.Benny Utama kembali mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada Camat, Wali Nagari dan pendamping Bansos sembako dan PKH se- Kabupaten Pasaman

Surat edaran tersebut dikeluarkan guna mempercepat langkah vaksinasi Covid 19 pada masyarakat penerima bantuan sosial sembako, program keluarga harapan (PKH), BLT Kemensos, Pendamping Program sembako, BLT dana desa/nagari serta agen penyalur sembako telah ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin Covid-19.

Read More

Surat Edaran tersebut Nomor : 80/Dinsos/2021, tentang Percepatan Vaksinasi Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Pasaman, tanggal 15 September 2021 dan ditandatangani oleh Bupati Pasaman Benny Utama.

Dalam surat edaran tersebut, Pemkab Pasaman meminta masyarakat penerima bansos, pendamping program sembako BLT dana desa/nagari serta agen penyalur sembako, yang telah ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksinasi Covid-19 wajib melaksanakan vaksinasi.

Bupati Benny Utama menyampaikan dalam surat edaran tersebut, bagi masyarakat yang ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin Covid-19 yang tidak mengikuti vaksinasi Covid – 19, maka dapat dikenakan sanksi administratif sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

Menurutnya, Sanksi administratif yang diberikan pada penerima Bantuan Sosial PKH, Sembako dan BLT Kemensos, BLT Dana Desa/Nagari dan penerima bantuan lainya dari pemerintah akan dilakukan penundaan atau penghentian sementara bantuan sosial

“Bagi pendamping bantuan sosial akan dilakukan penundaan pemberian tali asih, gaji dan penggantian transportasi tetap lainnya,” tuturnya.

Lanjutnya, bagi agen penyalur sembako akan dilakukan pemutusan kontrak kerja sama sebagai agen penyalur sembako di Kabupaten Pasaman.

Selain itu dalam surat edaran tersebut juga disampaikan, setiap orang yang telah ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin Covid-19 yang tidak mengikuti vaksinasi Covid – 19 selain sanksi administratif juga dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan Undang-undang wabah penyakit menular.

Bupati Benny Utama juga meminta pada camat dan wali nagari dan pendamping Bansos sembako dan PKH untuk mensosialisasikan vaksinasi Covid – 19 kepada masyarakat yang telah ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin Covid-19 serta melakukan monitoring pelaksanan vaksinasi Covid-19 sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman.

Surat Edaran tersebut Nomor : 80/Dinsos/2021, tentang Percepatan Vaksinasi Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Pasaman, tanggal 15 September 2021 dan di tandatangani oleh Bupati Pasaman Benny Utama.(Verdi)

Related posts