Periksa Kesehatan Hewan Kurban, Pemkab Solok Selatan Gandeng Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

  • Whatsapp
Bupati Solok Selatan, Khairunas melepas secara resmi mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh dalam pemeriksaan kesehatan hewan kurban
Bupati Solok Selatan, Khairunas melepas secara resmi mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh dalam pemeriksaan kesehatan hewan kurban

MINANGKABAUNEWS, SOLOK SELATAN — Bupati Solok Selatan, Khairunas secara resmi melepas tim pemeriksa kesehatan hewan kurban. Pelepasan ini menjadi bagian dari persiapan Kabupaten Solok Selatan dalam rangka penyelenggaraan Idul Adha yang aman, kondusif dan sehat bagi masyarakat.

Tim pemeriksa kesehatan hewan kurban ini terdiri dari veteriner atau dokter hewan, paramedik veteriner, dan tambahan sebanyak 55 mahasiswa paramedik veteriner Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh.

Read More

Pelepasan tim Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban ini dilakukan secara resmi di di Aula Sarantau Sasurambi pada Sabtu, (17/7/2021).

Selanjutnya, tim pemeriksa telah dibagi penempatannya ke setiap nagari yang ada di Solok Selatan.

Pelepasan tim pemeriksa ini juga merupakan bentuk kerjasama antara Pemkab Solok Selatan dengan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh.

Kerjasama ini diresmikan seiring dilakukan penandatanganan nota kesepahaman tentang pengabdian masyarakat mahasiswa politeknik pertanian negeri Payakumbuh di kabupaten Solok Selatan pada hari yang sama.

Sebanyak 55 mahasiswa paramedik veteriner akan terlibat langsung dalam rangka pemeriksaan kesehatan hewan qurban, didampingi oleh veteriner dan paramedik veteriner dari Dinas Pertanian Kabupaten Solok Selatan.

Menurut Bupati, tim pemeriksa kesehatan yang ada tentunya akan sangat terbantu dengan adanya mahasiswa Politeknik Pertanian yang ikut langsung membantu tim pemeriksa.

“Sangat membantu, karena saat ini kita hanya memiliki 14 petugas pengecekan, sedangkan jumlah hewan kurban tahun ini mencapai 1.100 ekor di seluruh Solok Selatan,” jelas Bupati.

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban penting dilakukan, untuk memastikan hewan yang dipotong dalam keadaan sehat, layak potong, sehingga halal dan aman dikonsumsi oleh masyarakat.

Saat ini tenaga Kesehatan hewan di Kabupaten Solok Selatan pada 7 kecamatan, terdiri dari 4 (empat) orang dokter hewan dan 14 tenaga Paramedik Veteriner.

Selanjutnya, setiap Nagari akan ditempatkan 1 sampai 2 orang mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh yang sudah diketahui oleh Wali Nagari. (rls)

Related posts