Peringati 1 Muharram 1443 Hijriah, PCNU Padang Gelar Pengajian Akbar

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG — Menyambut tahun baru 1443 Hijriyah atau 1 Muharram yang bertepatan dengan tanggal 10 Agustus 2021, PC Nadhlatul Ulama Kota Padang menggelar pengajian akbar di Kantor PCNU Kota Padang, Senin, (9/8/2021) .

Ketua PCNU Kota Padang, Yuthel Ardi mengatakan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1443 Hijriyah. Sejarah 1 Muharram tahun baru Islam, ditandai dengan peristiwa besar yakni peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW.

kalender Hijriah adalah penanggalan Islam yang dimulai dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad saw dari kota Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi.

Kalender Hijirah ini digunakan dalam penanggalan Islam yang tak terlepas dari peran sahabat Nabi Muhammad SAW dan khalifah yang bernama Umar bin Khattab.

Sejarah Tahun Baru Islam berawal dari kejadian yang dialami oleh Umar bin Khattab. Saat itu, ia menerima surat dari sahabat Nabi Muhammad SAW yang bernama Abu Musa Al-Asy’ari.

Namun surat tersebut tanpa diberi keterangan hari pengirimannya. Alhasil, Umar bin Khattab mengalami kesulitan dalam pengarsipan urutan surat.

Umar lantas memerintahkan seluruh ahli dan sahabat Nabi untuk menyusun penanggalan khusus berlaku dalam Islam.

Bulan Muharram juga menjadi bagian dari empat bulan haram dalam kalender Hijriyah.

Yutel Ardi juga menjelaskan NU akan berkembang jika warganya mengamlkan 3 hal fikrah, harokah dan amaliah yang menjadi identitas warga NU. Nahdatul artinya kebangkitan, ulama yakni orang berilmu.

Kepala Kemenag Padang Edi Oktaviandi mengatakan peringatan Tahun Baru Islam 1443 H atau 1 Muharram jatuh pada 10 Agustus 2021.

“Selamat menyambut Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1443 H yang jatuh pada hari Selasa, 10 Agustus 2021. Mari perbanyak doa, membaca Istighfar dan Salawat Nabi,” tuturnya

Dia juga mengingatkan warga NU agar tidak malu menunjukan identitasnya berupa amaliah di tengah ummat.

Dalam tausiahnya Ustad M. Nasir Rajo Sampono mengatakan sesuai perjanjian Bukik Marapalam dii ranah minang amalannya adalah syafiiyah.

Ustadz menyampaikan, pada tahun baru ini marilah bersama-sama memperbaiki diri dan meningkatkan amal ibadah kepada Allah SWT.

Dalam tausiyahnya M. Nasir mengajak kepada seluruh yang hadir benar-benar hijrah memperbaiki diri, dari jiwa hingga qalbu.

“Pada tahun baru hijriah, kita perlu mensyukuri semua apa yang diberikan oleh Allah SWT. Setelah itu kita harus muhasabah. Karena tidak ada kenikmatan yang tertandingi kecuali keimanan kepada Allah SWT,” pesannya.

M. Nasir juga mengingatkan Umat Islam jangan takut kepada penyakit Covid-19, tetapi takut kepada Allah Swt.

Related posts