Pertamina gandeng Basarnas Lakukan sosialisasi penanganan kebencanaan ke warga Palembang

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com,
PALEMBANG – Pertamina menggandeng Basarnas untuk menyosialisasikan penanganan kebencanaan ke warga Kampung Kreatif Sugih Waras, Kelurahan Talang Jambe, Kota Palembang.

Pjs Manager PT Pertamina Patra Niaga AFT Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang F.X. Arianto Nugroho saat diwawancarai di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang berada di sekitar ring satu operasional perusahaan.

Read More

“Sosialisasi yang dilakukan pada hari ini terkait dengan bagaimana cara menghadapi bencana dan sekaligus memberikan pengetahuan cara mengatasi penyakit setelah terjadinya bencana,” katanya.

Ia menjelaskan tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk menambah kemampuan dari masyarakat dalam menghadapi bencana.

“Sumsel ini sering terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membuat masyarakat terdampak Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Sehingga, hal ini membuat kami merasa perlu melakukan kegiatan tersebut,” jelasnya.

Arianto berharap dengan dilaksanakan kegiatan itu masyarakat dapat menjadi lebih tanggap saat terjadinya bencana di sekitar.

“Serta, mereka juga menjadi lebih siap menghadapi penyakit-penyakit yang muncul setelah terjadinya bencana,” kata dia.

Instruktur Basarnas Palembang Secho Aprika Berli mengatakan dalam sosialisasi tersebut, dirinya memberikan materi cara mengatasi bencana seperti bagaimana cara keluar apabila terjadi kebakaran di dalam rumah, serta terjadi bencana lainnya.

“Alhamdulillah antusias masyarakat cukup tinggi dalam mengikuti sosialisasi ini. Kami berharap agar ilmunya dapat diserap oleh masyarakat dan mereka dapat membaginya dengan keluarga dan orang-orang terdekat,” ujarnya.

Lurah Talang Jambe Asrahuddin mengatakan sebagai perwakilan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Pertamina sudah melaksanakan sosialisasi tersebut. Sebab, sosialisasi ini menjadi penting bagi masyarakat, terlebih di wilayah ini sering terdampak karhutla dan saat ini juga tinggi angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan warga disini dapat lebih teredukasi dan memahami lagi cara menanggulangi dampak bencana,” ucapnya.


Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Minangkabaunews.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Related posts