Pesan Kadisdikbud Indrawati dalam Workshop Tenaga Pendidik SD Gugus III Pilubang Kecamatan Harau

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pendidikan Limapuluh Kota, Indrawati, hadiri kegiatan workshop Kurikulum Merdeka Belajar di SDN 01 Pilubang, Minggu (3/7). (Foto: Istimewa)

MINANGKABAUNEWS.COM, LIMAPULUH KOTA – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota, Indrawati, menekankan pentingnya menjaga SDM serta pola pikir para tenaga pendidik yang selalu ‘siap belajar’ untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Pesan tersebut disampaikan Indrawati ketika memberi arahan sekaligus membuka resmi kegiatan ‘Workshop Kurikulum Merdeka Belajar Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Mewujudkan Profil Belajar Pancasila’ yang digelar di SDN 01 Pilubang, Kecamatan Harau, Minggu (3/7) siang.

Dalam sambutannya Kadisdik Indrawati menyebut, dinas pendidikan selalu memberi ruang khusus serta penguatan terkait program pembinaan untuk peningkatan kapasitas SDM para tenaga pendidik baik di sekolah SD maupun SMP.

“Pola pikir pendidik itu harus selalu siap belajar dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran yang mana berpusat pada peserta didik itu sendiri,” kata Kadisdik Indrawati di hadapan puluhan peserta workshop.

Indrawati juga berpesan agar para tenaga pendidik dapat selalu memberikan layanan kepada peserta didik, agar mereka berkembang sesuai potensi. Karena, menurutnya, tenaga pendidik memikul tanggung jawab dalam melayani peserta didik.

“Jadi, apa yang diajarkan kepada anak-anak didik kita bukan hanya sekedar rutinitas. Mengerti atau tidak mengerti anak, kita selaku tenaga pendidik tidak mau tahu, tidak boleh lagi seperti itu. Pembelajaran juga tidak boleh, sedikit-sedikit memberikan LKS ke anak, jangan sampai ada lagi,” pesannya.

Indrawati mengajak para guru, sebagai pendidik agar terus mengasah diri serta kemampuan dalam mengembangkan metode serta pola-pola baru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Seperti melalui pemahaman karakter anak didik, untuk bagaimana kita mampu lebih mengembangkan potensi dirinya,” tambahnya.

Workshop tersebut dibimbing langsung oleh pemateri dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sumatera Barat. Adapun peserta workshop terdiri dari kepala sekolah dan tenaga pendidik dari 3 UPTD Sekolah Dasar di Gugus III Pilubang, Kecamatan Harau.

Diantaranya, para guru yang juga didampingi kepala sekolah, yakni Kepala UPTD SD 01 Pilubang, Yurnalis, Kepala UPTD SDN 01 Bukik Limbuku, Gita Ristalia, dan Kepala UPTD SD 08 Sarilamak, Masnir.

Kepala UPTD SD 01 Pilubang, Yurnalis, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan workshop kurikulum merdeka belajar diselenggarakan untuk menyikapi adanya perubahan-perubahan sistem dan metode pembelajaran.

“Kita merasa perlu menyamakan pemahaman dan persepsi, bagamaimana cara peningkatan kualitas proses belajar-mengajar di sekolah. Setidaknya kegiatan ini menjadi wadah diskusi antar sekolah, dalam hal peningkatan mutu pembelajaran,” ungkapnya.

Yurnalis berharap para peserta bisa mendapat pencerahan atau pun solusi, bagaimana mengembangkan teori dan teknis pembelajaran yang baik, untuk dapat diaplikasikan di dalam proses belajar kepada anak didik.

“Mudah-mudah dengan pembekalan yang diberikan kepada para tenaga pendidik kita, ini bisa lebih memotivasi. Target kita bagaimana masing-masing tenaga pendidik kita dapat merancang modul belajar sendiri, agar nanti diaplikasikan pada proses belajar mengajar,” harap Yurnalis. (akg)

Related posts