Pimpinan Muhammadiyah se-Sumbar Gelar Forsilat di 50 Kota, Bahas Perkembangan Pendidikan di Masa Depan

  • Whatsapp
Suasana forum silaturrahmi pimpinan Muhammadiyah se-Sumatera Barat di di Islamic Center Muhammadiyah, kawasan Sarilamak, Harau, Minggu (28/9).

MINANGKABAUNEWS.COM, LIMAPULUH KOTA – Unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Sumatera Barat sudah menggelar perhelatan forum silaturrahmi yang dipusatkan di Kabupaten Limapuluh Kota. Pertemuan bertema, Pendidikan Muhammadiyah di abad ke 21, problematika dan solusinya, itu dihadiri puluhan peserta.

“Alhamdulillah, perhelatan forum shilaturrahim Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Sumbar yang dilaksanakan. Tahun ini, Limapuluh Kota diamanahi sebagai tuan rumah,” kata Pimpinan Daerah Muhammadiyah Limapuluh Kota, Lukman Harun (PPM Al-Kautsar) di Islamic Center Muhammadiyah, Kawasan Sarilamak Harau, Minggu (28/8).

Disamping perwakilan PDM se Sumbar, dikatakan, juga turut hadir utusan PCM, ortom tingkat daerah dan kepala sekolah/madrasah se Kabupaten Limapuluh Kota. Dari PWM Sumbar, langsung hadir ketua umumnya DR, H Shafwan Karim El Hussein, yang memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi.

“Juga tampil sebagai narasumber yang pertama ketua Dikdasmen PDM Kabupaten Limapuluh Kota, Yusmar Khalif, yang menyoroti tentang tantangan sekaligus peluang pendidikan Muhammadiyah di masa depan,” lanjutnya.

Sedangkan narasumber kedua, turut hadir kepala dinas pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota, Indrawati, yang mengupas dan menjelaskan tentang kurikulum/belajar merdeka yang baru diluncurkan pemerintah.

Kemudian juga, dua praktisi pendidikan Muhammadiyah Kabupaten Limapuluh Kota, masing-masing kepala SD Muhammadiyah Fullday Sarilamak, bunda Nurmis Madiati serta mudir/kepala Pondok Pesantren Modern Al-Kautsar Muhammadiyah Sarilamak ustadz, Dafri Harweli.

“Keduanya tampil mengekspos perkembangan lembaga pendidikannya masing-masing, mulai dari semenjak beberapa tahun yang lalu dengan murid beberapa orang saja dan menghadapi kesulitan yang luar biasa, sampai menghasilkan perkembangan seperti sekarang dengan jumlah murid dan santri masing-masing lebih kurang 450 orang dengan berbagai prestasi yang membanggakan baik untuk tingkat kabupaten maupun provinsi,” sebut Lukman Harun.

Para hadirin yang mengikuti ekspos tersebut nampak sangat antusias dan mengapresiasi kemajuan kedua lembaga pendidikan kita ini. Acara ditutup oleh presidium forsilat, Ashril Syamsu, yang juga ketua PDM Kota Payakumbuh tepat pukul 15.30 WIB.

“Insya Allah utk pertemuan bulan depan akan dilaksanakan selama dua hari yaitu Sabtu dan Minggu 24 – 25 September 2022 di Kabupaten Pasaman,” ungkapnya.

PDM Kabupaten Limapuluh Kota menghaturkan terima kasih yang tidak terhingga kepada semua pihak yg telah membantu terselenggaranya acara ini, baik moril maupun materil, pribadi maupun lembaga yg tidak bisa kami cantumkan satu persatu.

“Kami do’akan semoga Allah Swt menjadikan bantuan kebaikan kita itu sebagai amal shaleh yang balasannya diterima di dunia apalagi di akhirat kelak. Amiiin ya rabbal ‘alamiin,” harapnya. (akg)

Related posts