Polda Sumbar akan Tindak Tegas para Pihak yang Bermain di Tengah Keterbatasan Distribusi BBM

  • Whatsapp
Satake Bayu
Kabid Humas Polda Sumbar (Foto: Dok. Istimewa)

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG — Provinsi Sumbar mengalami kelangkaan bahan bakar minyak jenis solar hingga membuat beberapa SPBU dipenuhi antrean kendaraan.

Kadiv Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu mengungkapkan pihaknya sudah bertemu dengan koordinator SPBU dan pihak pertamina. “Hasil pertemuan dengan pihak SPBU mereka diminta pasang stiker BBM bersubdisi di SPBU masing-masing supaya BBM tepat sasaran,” ujarnya dalam konferensi pers di Mapolda Sumbar,Senin, (26/3/2022).

Read More

“Pihak pertamina mengakui kelangkaan BBM jenis solar karena kuota yang berkurang. Sejauh ini akan terus dilakukan monitoring kepada pelaku usaha dengan pendekatan edukatif,” tuturnya.

Namun begitu, Satake mengaku akan memberikan tindakan tegas kepada para pihak yang mencoba mengambil kesempatan dalam keterbatasan distribusi BBM di Sumbar.

“Khususnya kepada para pihak yang mencoba mengambil kesempatan dalam keterbatasan distribusi BBM di Sumbar saat ini, saya tak ada ampun bagi para pelaku usaha yang mencoba mengambil keuntungan di tengah kondisi seperti ini,” ungkapnya

“Saya akan tindak tegas karena kepentingan masyarakat harus diutamakan. Supaya semua berjalan lancar terutama kegiatan perekonomian masyarakat,” lanjutnya.

Selain itu, dia mengingatkan pengusaha SPBU memasan stiker atau penanda khusus untuk penerima BBM bersubsidi. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mendorong penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi tepat sasaran. “Kita sudah bertemu dengan koodinator SPBU, jumlah SPBU di Sumbar sebanyak 137 unit, kami minta mereka pasang stiker untuk penerima bersubsidi agar tidak disalahgunakan untuk kegiatan usaha,” tutupnya.

Related posts