Polemik Logo Halal Baru Kemenag, Inilah Respon Mengejutkan Kiai Cholil Nafis

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis (Foto: Dok. Istimewa).

MINANGKABAUNEWS.COM, JAKARTA –Kritikan perihal label halal oleh Kementerian Agama menuai pro dan kontra di publik.

Kini, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Kiai Cholil Nafis turut angkat bicara. Ia mengatakan kalau selama ini MUI tak mengurus mengenai logo Halal.

Read More

“Proses penjaminan halal dilakukan BPJPH, sedangkan yang memeriksa lapangan/audit itu lembaga pemeriksa Halal/LPH, sedangkan yang menetapkan kehalal suatu produk adalah sidang fatwa MUI yang melibatkan pihak terkait,” kata Cholil dari Twitter @cholilnafis yang dikutip populis.id pada Selasa (15/3/2022).

“MUI tak pernah menetapkan logo resmi halal meski itu yang beredar berlaku 5 tahun,” sambungnya.

Menurutnya, Undang-undang mengatur bahwa BPJPH itu administrasi pendaftaran. Sedangkan pemeriksaan halal di lapangan/ audit oleh Lembaga Pemeriksa Halal (LPH).

“Jadi penetapan halal atau ditolak itu di sidang Komisi Fatwa MUI. Baru BPJPH boleh menerbitkan sertifikat setelah ditetapkan halal oleh MUI. Kalau ditolak MUI ya balik,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam situs resmi Kemenag, disebutkan bahwa penetapan logo halal baru sudah tercantum dalam Keputusan Kepala BPJPH No 40 Th 2022 mengenai Penetapan Label Halal.

Penetapan Label Halal ini sudah dilakukan pada 10 Februari 2022 serta sudah ditandatangani pihak Penetapan Label Halal, yang berlaku pada 1 Maret 2022.

Related posts