Polisi Payakumbuh Buru Pelaku Curanmor ke Riau, Dua Tersangka Ditembak

  • Whatsapp
Polisi memperagakan barang bukti kendaraan bermotor hasil curian di Mapolres Payakumbuh, Senin (12/7) malam.

MINANGKABAUNEWS.COM, PAYAKUMBUH – Tim Buru Sergap Opsnal Satreskrim Polres Payakumbuh berhasil menangkap dua pelaku pencurian kendaraan bermotor setelah melakukan perburuan hingga ke Kota Pekanbaru, Riau.

Dua pelaku itu dihadiahi timah panas oleh petugas, karena berupaya kabur saat akan diciduk. “Dua tersangka berhasil diringkus dari pengembangan hasil olah TKP di wilayah hukum Kota Payakumbuh,” kata Kapolres Payakumbuh, AKBP Alex Prawira, kepada wartawan, Senin (12/7) malam.

Read More

Dijelaskan Kapolres melalui Kasat Reskrim, AKP Acno Pelindo dan Paur Humas, Ipda Satria Rudi, dua tersangka Curanmor yang berhasil dibekuk bernisial, RI (23 tahun) dan AI (19). Keduanya merupakan saudara kandung yang tercatat sebagai warga Kelurahan Bukit Barisan, Kota Pekanbaru.

Identitas kedua pelaku, kata Kasat Reskrim, diketahui setelah polisi menangkap seorang penadah sepeda motor hasil curian berinisial BN di Jorong Jopang Manganti, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota sekitar 5 Juli 2021 lalu.

Dari Pengakuan penadah kepada polisi, motor hasil curian tersebut dibeli kepada seseorang yang merupakan warga Pekanbaru. Sepeda motor tersebut, diketahui merupakan hasil curian milik warga Kelurahan Paritrantang, Kecamatan Payakumbuh Barat.

Sebelumnya, masyarakat Kota Payakumbuh memang sudah resah dengan aksi Curanmor yang terjadi di sejumlah lokasi. Berbekal informasi Penadah tersebut, Polres Payakumbuh kemudian menyusun strateg hingga melakukan perburuan ke Kota Pekanbaru, Riau.

Hanya dalam waktu singkat, tim Opsnal Satreskrim yang dipimpin Kanit Reskrim, Ipda Aiga, berhasil menemukan keberadaan kedua tersangka. “Kedua tersangka sempat dilakukan penggerebekan di kawasan Harapan Raya, Kota Pekanbaru,” jelas Ipda Rudi.

Saat akan disergap, lanjutnya, kedua tersangka sempat berupaya kabur sehingga polisi terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur. Kedua tersangka pun dilumpuhkan polisi dengan tembakan. Dari hasil pengembangan di Pekanbaru, polisi menemukan berhasil menyita 3 unit sepeda motor.

Dua sepeda motor dengan jenis Honda Beat dan satu motor jenis Yamaha N-Max. Begitu dikembangkan lagi, polisi mendapati informasi jika sepeda motor hasil curian dijual ke Lubuk Jambi. Dari Pekanbaru, polisi juga menelusuri informasi hingga berhasil menyita dua unit motor jenis Honda Beat.

Sehingga, kini barang bukti sepeda motor yang berhasil disita aparat Satreskrim Polres Payakumbuh berjumlah 6 unit hasil curian. Pengakuan tersangka kepada penyidik, di Kota Payakumbuh mereka telah sukses melakukan aksinya sebanyak 9 kali, sedangkan di Kota Pekanbaru sebanyak 4 kali.

“Keduanya akan dijerat pidana karena disangka melanggar pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman selama 9 tahun kurungan. Kita imbau masyarakat, selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan aksi kejahatan Curanmor ini,” tutup Ipda Satria Rudi. (akg)

Related posts