Politisi Senayan Rezka Oktoberia Dorong Pemerintah Pusat, Tuntaskan Pembangunan Monumen PDRI di 50 Kota

Politisi Senayan, Rezka Oktoberia, berikan arahan dalam peringatan Hari Bela Negara (HBN) di Koto Tinggi beberapa waktu lampau. (Foto: Ist)

MINANGKABAUNEWS.COM, PAYAKUMBUH – Proses pembangunan monumen Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Nagari Kototinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota, sampai kini memang belum seutuhnya rampung dikerjakan.

Selain gedung utama monumen yang sudah selesai pengerjaan sejak beberapa tahun lalu, namun sarana dan fasilitas penunjang yang ada di sekitar lokasi dinilai juga perlu ditingkatkan. Kondisi tersebut ternyata memantik perhatian anggota DPR RI asal Sumatera Barat, Rezka Oktoberia.

Read More

Rezka yang selama ini dikenal getol memperjuangkan pembangunan infrastruktur di daerah Kabupaten/Kota di Sumatera Barat, kali ini ia memastikan diri ikut berjuang, agar pembangunan Monumen PDRI bisa secepatnya dituntaskan.

“Kita terus melakukan koordinasi agar percepatan penuntasan pembangunan monumen PDRI di Kototinggi, Kabupaten Limapuluh Kota supaya segera dituntaskan oleh Pemerintah Pusat,” kata Rezka, politisi Senayan yang merupakan Srikandi Partai Demokrat, kepada wartawan di Payakumbuh, Kamis (28/7) sore.

Baru-baru ini, dia menyebut, telah melakukan Rapat Kordinasi (Rakor) dengan sejumlah pihak di Monumen PDRI di Koto Tinggi. Hadir dari perwakilan Kementerian Koordinator Politik Hukum dan HAM (Kemenko Polhukam), Sekretariat Kabinet, Bappenas, Kemendagri, Kemendigbud, serta Gubernur Sumbar, Mahyeldi.

Selain rakor terkait kelanjutan Pembangunan Monumen PDRI, juga dilakukan peninjauan lapangan dan diskusi terkait masukkan informasi, penyusunan/pembahasan strategi percepatan pembangunan.

Menurut Rezka, ia akan terus mendorong agar Pembangunan Monumen PDRI terealisasi sampai tuntas, termasuk aspek-asepek pendukung dan infrastruktur. Karena hingga kini jalan menuju monumen nasional PDRI masih belum layak.

“Kita terus mendorong agar pembangunan Monumen PDRI di Koto Tinggi oleh Pemerintah Pusat melalui lembaga Negara bisa segera tuntas, salah satunya dengan melakukan rakor di Koto Tinggi baru-baru ini dengan sejumlah lembaga negara, termasuk Gubernur Sumatera Barat. Selain Rakor juga kita lakukan peninjauan lapangan dan diskusi bersama tim dari Pusat,” tuturnya.

Politisi Perempuan yang dikenal vokal itu juga menambahkan, nantinya Tim Pusat yang melakukan peninjauan lapangan akan melaporkan hasil rakor kepada Menteri Politik Hukum dan HAM, Mahfud MD kemudian Menko Polhukam (Mahfud.MD.red) akan meneruskan hasil rakor, diskusi dan peninjauan lapangan itu ke Presiden Joko Widodo.

“Tim Pusat yang kemarin datang ke Koto Tinggi melakukan peninjauan lapangan serta Rakor, akan menyampaikan hasil kerjanya ke Menko Polhukam Pak Mahfud MD untuk untuk selanjutnya dilaporkan ke Presiden Joko Widodo,” tambah Rezka.

Dia berharap nantinya Presiden Jokowi bisa segera menerbitkan Instruksi Presiden agar Lembaga Negara terkait bisa dengan yakin ikut melakukan pembangunan. Sebab saat ini hanya satu Kementrian yang terlibat dalam Pembangunan Monumen PDRI itu.

“Karena untuk pembangunan butuh Inpres supaya lembaga Negara terkait bisa dengan yakin ikut melakukan pembangunan. Kita berharap dengan program atau staregi Nasional dari Pak Jokowi, Koto tinggi jadi kawasan sejarah nasional dan kawasan ekonomi/ kawasan terpadu. Sebab banyak potensi daerah yang ada disini,” ucap Rezka.

Ia juga akan terus mendorong agar Inpres segera ditandatangani Presiden, agar
Pembangunan PDRI segera dituntaskan. (akg)

Related posts