Polres Bukittinggi Mengadakan Gebyar Vaksin Massal Kedua Bekerjasama dengan RSOMH

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Polres Bukittinggi mengadakan gebyar vaksinasi massal yang kedua setelah yang kemaren pihaknya kerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bukittinggi, kemudian dengan Dinkes Kabupaten Agam.

Hal ini disampaikan Kapolres Bukittinggi, AKBP. Dody Prawiranegara kepada awak media saat acara pemberian vaksin di lapangan Kantin Kota Bukittinggi. Rabu (23/6/2021).

Read More

“Kita sudah melaksanakan vaksinasi dosis 1 (satu) yang kemaren itu sebanyak 1.310 orang, kemudian hari ini, kami bekerjasama dengan Rumah Sakit Otak Dr.Drs. Mohammad Hatta (RSOMH) yang akrab dengan sebutan RS.Otak,” terang Kapolres Bukittinggi ini.

AKBP Dody lebih lanjut mengatakan, seperti yang kita laksanakan dan saksikan bersama, vaksin yang telah dipersiapkan oleh RS Otak sebanyak 180 pial atau untuk 1800 dosis yang nanti bisa terbagi untuk beberapa hari, atau tiga hari.

“Untuk hari ini kita Targetkan untuk 600 orang, kalau melebihi bisa ditambah lagi. Kemudian kita laksanakan di lapangan Kantin, dengan maksud adalah untuk menangkal Hoax yang ada dimedia sosial,” jelasnya.

Ia menambahkan, supaya masyarakat seluruh Provinsi Sumatra Barat, karena ini yang mengadakan RS. Otak, tidak hanya dalam skop Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam Timur atau Kabupaten penyangga, tetapi ini bisa mencakup seluruh Provinsi Sumbar bahkan diluar Provinsi Sumbar, karena RSOMH kepemilikannya dari pemerintah Pusat. Dan dosis yang dihadirkan disini juga langsung dari Kemenkes RI.

“Ketika habis kita bisa mintak lagi, dengan maksud supaya minimal 70 persen dari pada populasi penduduk yang ada di Provinsi Sumatra Barat ini sudah tervaksin dosis satu maupun dosis dua. Syukur syukur lebih dari pada 70 persen untuk menimbulkan herd immunity itu sendiri,” imbuh AKBP Dody Prawiranegara.

Pihaknya mengajak untuk seluruh lapisan masyarakat khususnya di Provinsi Sumatra Barat, dan lebih khususnya lagi di Kota Bukittinggi dan wilayah Agam Timur. Mari berbondong- bondong untuk datang ke lapangan Kantin untuk melaksanakan kegiatan Vaksinasi ini, mulai dari usia 18 tahun keatas.

“Supaya kita bisa beranjak dari pandemi covid -19 dan kita bisa sehat, namun demikian tetap di Ingat, walaupun sudah di vaksin tetap memperketat dan wajib untuk mamatuhi protokol Kesehatan (Prokes) 5M. Insyaallah kita sama- sama berdoa, kita akan segera bangkit dari pandemi Covid -19 ini,” tutup AKBP. Dody Prawiranegara mengakhiri.

Related posts